Banjarnegara (Humas) – Peningkatan kualitas kehidupan beragama masyarakat tidak mengenal batas usia. Kesadaran tersebut menjadi perhatian Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pandanarum melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Keagamaan yang memberikan ruang belajar Al-Qur’an bagi kalangan lanjut usia. Salah satunya dilaksanakan bersama jamaah Majelis Taklim Miftahul Jannah, Dusun Beji, Desa Beji, Kecamatan Pandanarum, pada Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 WIB di TPQ Dusun Beji ini diikuti oleh jamaah yang mayoritas merupakan kalangan lanjut usia. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan Asmaul Husna bersama, kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran memperbaiki bacaan Juz Amma serta ditutup dengan doa bersama.
Menariknya, pembelajaran tersebut berawal dari inisiatif dan permintaan para jamaah sendiri. Mereka menyadari bahwa surat-surat pendek dalam Juz Amma merupakan bacaan yang hampir setiap hari digunakan dalam salat. Keinginan untuk memperbaiki pelafalan dan ketepatan bacaan Al-Qur’an mendorong mereka untuk kembali belajar meskipun telah memasuki usia lanjut.
Melalui pendampingan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pandanarum YAITU Sudarno, para jamaah mendapatkan bimbingan untuk memperbaiki bacaan secara bertahap. Pembelajaran diarahkan pada peningkatan ketepatan membaca surat-surat pendek sehingga dapat diterapkan langsung dalam pelaksanaan ibadah sehari-hari.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelayanan dan pembinaan keagamaan KUA perlu memperhatikan kebutuhan nyata masyarakat. Tidak hanya memberikan ceramah atau menyampaikan pengetahuan agama, bimbingan keagamaan juga perlu diwujudkan dalam pendampingan praktis yang membantu masyarakat meningkatkan kemampuan beribadah.
Sudarno mengapresiasi inisiatif dan kesungguhan para jamaah yang tetap memiliki semangat belajar di usia lanjut. Menurutnya, kemauan untuk terus memperbaiki bacaan Al-Qur’an merupakan langkah positif dalam meningkatkan kualitas ibadah.
“Tidak ada kata terlambat untuk belajar Al-Qur’an. Justru keinginan para jamaah untuk memperbaiki bacaan yang digunakan dalam salat patut diapresiasi. Dengan latihan secara bertahap, kesabaran, dan istiqamah, kemampuan membaca Al-Qur’an dapat terus ditingkatkan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Pandanarum berharap majelis taklim dapat terus berkembang menjadi ruang pembelajaran keagamaan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok lanjut usia. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, kegiatan semacam ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan semangat belajar sepanjang hayat.
