Membanggakan! 2 Siswa Mimau Ikuti Penyematan Tiska Usai Juarai Jamcab Ke-Viii Banjarnegara

Banjarnegara (Humas) – Pramuka (Praja Muda Karana) merupakan suatu gerakan kepanduan. Organisasi pendidikan non formal ini bertujuan untuk pembentukan karakter, kepribadian, dan keterampilan generasi muda Indonesia melalui sebuah kegiatan-kegiatan yang inovatif.  

Salah satu event bergengsi dalam dunia pramuka adalah Jambore Cabang (jamcab). Kwartir Cabang Banjarnegara telah melaksanakan kegiatan jamcab ke-VIII di lapangan desa karang jati kecamatan susukan, peserta jamcab tahun ini yang diwakili oleh 14 pangkalan SD/MI dan diikuti oleh 32 siswa yang terbentuk menjadi 2 regu putri dan 2 regu putra.

Mimau (MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo) telah mengirimkan masing-masing siswa putri dan putra dalam kegiatan pramuka tersebut. Kontingen Banjarnegara berhasil memborong kemenangan dalam kegiatan jamcab ke-VIII tahun 2024. Berakhirnya kegiatan tersebut, seluruh cikal baragil disematkan TISKA (Tanda Ikut Serta Kegiatan) dan refreshing bersama. (3/2)

Rangkaian kegiatan yang ada dalam jamcab ke-VIII dan dijuarai oleh kontingen Banjarnegara adalah penggalang cakap putra Juara 1 dan putri Juara 2, penggalang hebat putra dan putri juara 3, penggalang berbudaya juara 1 kontingen, penggalang pionering putra juara 3 dan putri juara 1 dan pertendaan putra juara 1 dan putri juara 3. total kejuaraan yang diperoleh kontingen Banjarnegara adalah 9 piala.

Sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh peserta maka seluruh cikal baragil disematkan TISKA dan privilege untuk renang bersama di cangkring, sigaluh. Penyematan TISKA dihadiri oleh seluruh kamabigus SD/MI jamcab dan  pengurus kwarran Banjarnegara. Persiapan yang dilakukan pada seluruh peserta jamcab kontingen Banjarnegara adalah mengenakan seragam pramuka lengkap dan berangkat bersama dari Kodim Banjarnegara menuju ke Cangkring.

Salah satu pengurus kwarran, Ibu Wiwi menegaskan bahwa seorang cikal baragil harus selalu tangguh dan unggul serta selalu menampakkan jiwa yang rendah hati.

“Kami ucapkan selamat atas pencapaian cikal baragil kontingen Banjarnegara yang telah memborong 9 piala. Tentu ini menjadi suatu kebanggaan bersama. Dengan adanya, capaian ini, kita tidak boleh menjadi pribadi yang sombong karena menjadi unggulan diatara yang lain. Tetaplaah menjadi pramuka hebat, kuat, dan inovatif,” tutur Ibu Wiwi.

Hal berbeda dirasakan oleh seluruh peserta jamcab. Hal ini dikarenakan sebelum disematkan TISKA semua peserta harus mencari tanda tersebut dengan cara berenang dan menggunakan pramuka lengkap.

Prosesi pembukaan acara tersebut dengan alur peserta sampai ke parkiran cangkring dengan langsung melepas sepatu berjalan menuju pendopo, mengambil air wudhu serta mencium bendera merah putih secara bergantian, mengambil sikap duduk untuk melakukan upacara pembukaan yang dilanjutkan dengan pemberian piala penghargaan serta pengambilan TISKA. Tak lupa juga, semua peserta diberi kesempatan untuk berenang sepuasnya.

Salah satu siswa mimau yang mengikuti jamcab ke-VIII tahun 2024 bernama Dini menyampaikan bahwa terpilihnya menjadi bagian dari peserta jamcab merupakan suatu pengalaman yang tidak terlupakan dan mencetak sejarah dalam kehidupannya.

“Perjuangan yang kita lakukan adalah suatu pengalaman yang tidak pernah terlupakan. Kegiatan ini mengajarkan kita tentang keterampilan, ketangguhan, kekuatan fisik dan mental serta terbentuknya karakter yang tentu saja menjadi bekal untuk kedepannya.

Kontingen Banjarnegara memborong 9 piala dan kita diberi hadiah dengan disematkan TISKA serta piala penghargaan yang akan saya simpan dengan baik,” ungkap Dini. Ananda Dini dan Naufal menjadi perdana siswa mimau yang mengikuti jamcab kontingen Banjarnegara. Adanya pengalaman yang telah diterima siswa mimau mampu menjadi penyemangat dan teladan untuk teman-teman supaya selalu memiliki rasa juang yang tinggi untuk mencapai keberhasilan. (AD)