Banjarnegara–Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banjarnegara kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan pada generasi muda. Kali ini, kunjungan dilakukan ke Perpustakaan Baitul Hikmah MTs N 2 Banjarnegara pada Senin pagi (28/07). Kunjungan ini bertujuan untuk mendorong minat baca siswa, khususnya terkait literasi kebangsaan.
Rombongan Kesbangpol Banjarnegara yang dipimpin langsung oleh Kepala Kesbangpol, Bapak Izak Danial Aloys,S.STP,M.Si, disambut hangat oleh Wakil Kepala Tata Usaha MTs N 2 Banjarnegara, Bapak Wahyu Widodo,S.Sos beserta jajaran guru dan pustakawan.
Dalam obrolan santainya, Bapak Izak Danial Aloys mengungkapkan pentingnya peran perpustakaan sebagai pusat informasi dan jendela dunia, termasuk dalam menyebarkan pemahaman tentang kebangsaan. “Perpustakaan adalah jantungnya ilmu pengetahuan. Di sini, adik-adik siswa bisa menggali berbagai informasi, termasuk memperdalam pemahaman tentang sejarah bangsa, Pancasila, UUD 1945, serta semangat persatuan dan kesatuan,” ujarnya.
Pada kesempatan ini, Kesbangpol Banjarnegara juga menerima buku terbitan baru kelas riset MTs N 2 Banjarnegara sebagai contoh untuk bahan materi ke sekolah lain terkait materi kebangsaan dan wawasan nusantara. Penyerahan simbolis dilakukan oleh Ibu Kepala Peprustakaan.
“Kami berharap dengan adanya hasil karya buku ini, siswa-siswi MTs N 2 Banjarnegara semakin termotivasi untuk membaca dan memperkaya hasil karyanya. Membaca adalah salah satu cara efektif untuk membangun karakter dan rasa cinta tanah air,” tambah , Bapak Izak Danial Aloys.
Sementara itu, Kepala Tata Usaha MTs N 2 Banjarnegara, Bapak Wahyu Widodo, S.Sos, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan dari Kesbangpol. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Kesbangpol Banjarnegara. Kunjungan ini memberikan semangat baru bagi kami untuk terus mengembangkan perpustakaan dan meningkatkan minat baca siswa. Semoga ada tindak lanjut kerja sama setelah awal silaturahmi ini,” tutur Wahyu Widodo.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi stimulan positif antar dua lembaga yang berbeda khususnya untuk pengembangan literasi kebangsaan di lingkungan sekolah/madarsah.(ew)
