Banjarnegara (Humas) – Tantangan mendidik anak di era digital yang kian kompleks menuntut peran aktif kaum ibu dalam membentengi moral keluarga. Merespons fenomena tersebut, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan menggelar bimbingan dan penyuluhan agama berbasis keluarga. Kegiatan ini dinakhodai oleh Alfiana Nurhidayah, selaku Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan, bertempat di Majelis Taklim An-Nisa, Desa Gumingsir, pada Jumat (5/6/2026).
Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai ini dihadiri langsung oleh Ketua Majelis Taklim An-Nisa, Salminah, serta puluhan anggota jamaah yang didominasi oleh kaum ibu. Kehadiran para peserta yang memenuhi serambi majelis mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat setempat terhadap siraman rohani yang kontekstual.
Dalam penyuluhan yang mengangkat tema “Menjadi Ibu Bijak di Era Digital: Membentuk Generasi Qur’ani Berakhlak Mulia,” Alfiana Nurhidayah mengupas tuntas peran sentral seorang ibu sebagai al-madrasatul ula (sekolah pertama) bagi anak-anaknya. Di tengah gempuran arus informasi dan kecanduan gawai (gadget), ibu dituntut tidak hanya gagap teknologi, tetapi juga kokoh secara spiritual.
“Ibu adalah benteng pertama dan utama anak di rumah. Di era digital ini, kita tidak bisa sekadar melarang anak memegang gawai, tetapi kita harus mengisi hati mereka dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Jika fondasi agamanya kuat, ke mana pun mereka melangkah dan apa pun yang mereka lihat di internet, mereka akan memiliki rem spiritual yang kuat untuk membedakan yang hak dan yang batil,” tegas Alfiana di hadapan puluhan jamaah.
Alfiana juga membagikan tips praktis mengenai batasan penggunaan gawai di rumah dan pentingnya membangun komunikasi yang hangat serta terbuka antara orang tua dan anak.
Tema yang sangat dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari ini memicu ruang diskusi yang hidup. Banyak dari anggota majelis taklim yang memanfaatkan sesi tanya jawab untuk berkonsultasi mengenai cara menghadapi perubahan perilaku anak remaja saat ini.
Ketua Majelis Taklim An-Nisa, Ibu Salminah, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Penyuluh Agama Islam dari KUA Pagentan. Menurutnya, materi seperti ini adalah apa yang benar-benar dibutuhkan oleh para ibu saat ini.
“Kami sangat bersyukur Ibu Alfiana berkenan hadir langsung ke Desa Gumingsir. Materi hari ini benar-benar membuka mata kami selaku orang tua. Selama ini kami sering bingung menghadapi anak-anak yang asyik dengan hp-nya sendiri. Melalui penyuluhan ini, kami diingatkan kembali untuk memperbaiki ibadah di rumah dan lebih sabar mendampingi anak-anak. Kami berharap kegiatan pembinaan dari KUA seperti ini bisa rutin dilaksanakan di majelis kami,” ungkap Salminah hangat.
Acara bimbingan penyuluhan ini kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Alfiana Nurhidayah, memohon perlindungan bagi keutuhan keluarga dan keselamatan generasi muda Desa Gumingsir dari pengaruh negatif perkembangan zaman.
(an/azd)







