Berakhir Manis, Begini Kesan dan Pesan Fatma Sang Pakar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka

Banjarnegara – Jelang tahun ajaran baru MTs Negeri 1 Banjarnegara mengadakan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Seperti diketahui bersama bahwa kurikulum merdeka sudah mulai diterapkan di satuan pendidikan. Dibutuhkan pakar yang mumpuni untuk bisa memahami alur kurikulum merdeka. Fatma Widyastuti menjadi narasumber tunggal dalam Workshop IKM yang datang dari Balai Diklat Semarang. Workshop IKM ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu-Kamis (21-22/6) di aula MTs Negeri 1 Banjarnegara.

Hari kedua berlangsung hingga menjelang senja. Tidak terasa adzan asar berkumandang di tengah bapak/ibu guru MTs Negeri 1 Banjarnegara menyelesaikan lembar kerja. Antusias guru MTs Negeri 1 Banjarnegara terjeda sementara untuk menunaikan ibadah salat asar. Usai itu mereka melanjutkan merancang program P5-P2RA untuk dipresentasikan. Setelah presentasi acara dilanjutkan dengan penutupan workshop IKM. Dalam penutupan ini Nurwachidin menyampaikan kesan selama pelaksanaan workshop IKM dari hari pertama.

“Kesan selama workshop IKM kali ini luar biasa senang karena bisa bertemu dengan sosok yang sangat menginspirasi. Kami mohon maaf jika selama workshop banyak bercandanya. Inilah kami, memang harus diselingi dengan candaan supaya apa yang disampaikan bu Fatma bisa diterima. Teruslah berkarya dan teruskan menginspirasi, karena kami butuh sosok seperti bu Fatma untuk kami jadikan panutan,” ujar Nurwachidin.

Dewi Merdekawati selaku pembawa acara penutupan workshop IKM juga memberikan kesempatan kepada Fatma untuk menyampaikan kesan pesannya. Setelah Nurwachidin menyampaikan kesan, kali ini Fatma Sang Narasumber juga menyampaikan kesan dan pesan untuk guru MTs Negeri 1 Banjarnegara.

“Saya sangat senang bisa berbagi ilmu di sini. Apa yang sudah saya sampaikan semoga bisa bermanfaat dan membantu Bapak Ibu guru semua dalam menyusun segala administrasi berkaitan dengan kurikulum merdeka. Terus ikuti perkembangan perubahan kurikulum merdeka karena itu masih terus direvisi. Terima kasih untuk waktunya, dua hari ini tidak terasa bahkan masih sangat kurang dalam saya berbagi. Bapak Ibu bisa menghubungi saya kapanpun untuk berkonsultasi atau berbagi yang berkaitan dengan kurikulum merdeka ini. Jangan malu dan jangan sungkan,” pungkas Fatma. (rin)