Banjarnegara – MAN 2 Banjarnegara menggelar upacara bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025 dengan nuansa yang berbeda dan penuh semangat. Seluruh peserta upacara, mulai dari kepala madrasah, guru, karyawan, hingga siswa, mengenakan pakaian yang dipadukan dengan kain tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini menciptakan pemandangan yang indah dan menggambarkan keberagaman budaya Indonesia yang kaya. (2/5)
Upacara yang dilaksanakan di halaman MAN 2 Banjarnegara ini berlangsung dengan khidmat dan tertib. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Kepala MAN 2 Banjarnegara, Prihantoro Achmad. Beliau memimpin jalannya upacara dengan penuh wibawa dan menyampaikan amanat yang membakar semangat para peserta upacara.
Petugas upacara pada peringatan Hardiknas kali ini adalah anggota Komando Pasukan Khusus (KOPAMA) MAN 2 Banjarnegara. Kedisiplinan dan ketegasan anggota KOPAMA dalam menjalankan tugasnya menambah kesakralan upacara. Sementara itu, Marching Band An-Nida MAN 2 Banjarnegara turut memeriahkan upacara dengan alunan musik yang membangkitkan semangat nasionalisme.
Dalam pembinaannya, Kepala MAN 2 Banjarnegara, Prihantoro Achmad, menyampaikan sambutan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada peringatan Hardiknas 2025. Sambutan tersebut berisi pesan-pesan penting tentang arah kebijakan pendidikan di Indonesia, tantangan yang dihadapi, serta harapan untuk masa depan pendidikan yang lebih baik.
Prihantoro Achmad mengajak seluruh warga MAN 2 Banjarnegara untuk menjadikan Hardiknas sebagai momentum untuk meningkatkan semangat belajar, mengajar, dan berkarya. Beliau menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi dalam menghadapi perubahan zaman. “Pendidikan harus mampu menjawab tantangan masa depan dan mempersiapkan generasi muda untuk menjadi pemimpin yang berkarakter dan berdaya saing,” ujarnya.
Selain itu, beliau juga mengingatkan tentang pentingnya melestarikan nilai-nilai budaya luhur bangsa. “Kain tradisional yang kita kenakan hari ini adalah simbol kekayaan budaya Indonesia. Mari kita jaga dan lestarikan warisan budaya ini agar tidak tergerus oleh modernisasi,” tambahnya.
Peringatan Hardiknas di MAN 2 Banjarnegara ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan peran pendidikan dalam membangun bangsa. Semangat yang digaungkan dalam upacara ini diharapkan dapat terus membara di hati seluruh warga madrasah dan menginspirasi untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.(ka)
