Banjarnegara (Humas) – Banyak orang mengira syukur cukup dengan ucapan Alhamdulillah. Padahal, syukur yang sesungguhnya mencakup lisan, hati, dan perbuatan.
Pesan tersebut disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit, Endah Widyawati, dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan di PKH Kelompok 5 Bandingan RT 03 RW 04 yang didampingi oleh Atikah pada Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan setiap sebulan sekali. Kali ini Endah mengusung tema “Syukur yang Sesungguhnya”. Tema ini bertujuan mengajak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar tidak hanya pandai meminta, tetapi juga pandai bersyukur atas nikmat yang telah diterima.
“Allah berfirman dalam QS. Ibrahim ayat 7, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu.’ Janji Allah pasti benar. Kunci bertambahnya nikmat adalah syukur,” ujar Endah
Dalam kajiannya, Endah memaparkan tiga tingkatan syukur yang sesungguhnya. Pertama, syukur dengan lisan. “Ucapkan Alhamdulillah setiap menerima nikmat, baik besar maupun kecil. Bantuan PKH, kesehatan, dan anak yang bisa sekolah adalah nikmat besar yang wajib disyukuri dengan lisan” paparnya.
Kedua, syukur dengan hati. “Yakini dalam hati bahwa semua nikmat datang dari Allah. Jangan merasa rezeki datang karena diri sendiri. Hati yang mengakui nikmat Allah akan lebih tenang dan tidak mudah iri” jelasnya.
Ketiga, syukur dengan perbuatan. “Gunakan nikmat sesuai tujuan Allah. Jika mendapat rezeki, gunakan untuk kebutuhan keluarga, pendidikan anak, dan sedekah. Itulah syukur yang sesungguhnya. Bukan hanya diucapkan, tetapi dibuktikan dengan amal” terangnya.
Pendamping PKH, Atikah, menyampaikan bahwa materi syukur sangat relevan untuk KPM. Banyak KPM yang setelah kajian menjadi lebih optimistis dan lapang.
“Setelah memahami makna syukur yang sesungguhnya, KPM jadi lebih tenang dan merasa cukup. Mereka sadar bahwa bahagia bukan karena banyaknya harta, tetapi karena pandai bersyukur,” tutur Atikah.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh KPM Kelompok 5 Bandingan menjadi keluarga yang pandai bersyukur dan dilapang rezekinya.
(n/azd)
