Di Balik Gemuruh LIGA OSIM: Perjuangan Tanpa Lelah Pengurus OSIM MAN 2 Banjarnegara Wujudkan Ajang Inspiratif Bersama Bintang Timnas!

Banjarnegara – Megahnya puncak LIGA OSIM MAN 2 Banjarnegara di Stadion Soemitro Kolopaking pada 11 Juni 2025 bukan hanya tentang sorak sorai penonton dan gemuruh pertandingan, tetapi juga tentang perjuangan dan dedikasi luar biasa dari 61 pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM). Merekalah pahlawan di balik layar yang sukses menyelenggarakan program tahunan ini, mewujudkan sebuah wadah inspiratif untuk menyalurkan minat dan bakat siswa di bidang olahraga, khususnya sepak bola. (12/6)

LIGA OSIM ini bertujuan menumbuhkan sportivitas, kerja sama, tanggung jawab, serta mempererat tali persaudaraan antar siswa. Seluruh perwakilan kelas dari MAN 2 Banjarnegara ikut serta, dengan dukungan penuh dari guru dan siswa lainnya, serta kalangan umum warga Banjarnegara yang memadati stadion.

Momen paling istimewa pada acara puncak LIGA OSIM tahun ini adalah kehadiran lima punggawa muda Tim Nasional Indonesia: Dony Tri Pamungkas, Ilham Rio Fahmi, Muhammad Ferarri, Kadek Arel, dan Hokky Caraka. Kehadiran mereka membawa euforia tak terhingga dan menjadi motivasi langsung bagi para calon atlet muda. Sebelum kick-off final, para bintang timnas berinteraksi dalam talkshow “Inspirasi Sang Garuda (INSAGA)”, berbagi pengalaman dan motivasi yang sangat berharga. Sesi ini dilanjutkan dengan foto bersama, mengabadikan momen berharga antara idola dan penggemar.

Seluruh rangkaian acara, mulai dari talkshow, ishoma, pawai menuju stadion, pertandingan final, hingga pembagian hadiah, berlangsung dengan sangat lancar dan meriah. Antusiasme peserta dan dukungan penonton yang luar biasa adalah buah manis dari kerja keras panitia.

Carlos Dwi Sastrawan (XI-12), Ketua OSIM MAN 2 Banjarnegara, berbagi cerita di balik layar penyelenggaraan ini. “Kegiatan ini memang berlangsung sangat meriah dan sukses, tapi di baliknya ada perjuangan yang tidak mudah dari teman-teman pengurus OSIM,” ungkap Carlos. “Kami berjumlah 61 orang, bekerja keras sejak awal perencanaan hingga eksekusi. Salah satu tantangan terbesar adalah pengaturan waktu pertandingan yang sangat padat, apalagi kami juga harus memastikan sesi talkshow dengan pemain timnas berjalan lancar. Koordinasi ekstra dibutuhkan, bahkan kami seringkali harus berdiskusi hingga larut malam.”

Carlos juga menyoroti kendala tak terduga seperti kondisi cuaca yang tidak menentu, mengingat lokasi pertandingan di lapangan terbuka. “Kami selalu memantau prakiraan cuaca dan menyiapkan rencana cadangan. Semua itu demi memastikan pertandingan dan seluruh rangkaian acara bisa berjalan optimal tanpa hambatan,” tambahnya. “Kekompakan dan kebersamaan antar pengurus OSIM benar-benar diuji dan semakin terjalin kuat selama proses ini.”

Dengan keberhasilan LIGA OSIM tahun ini, Carlos dan seluruh pengurus OSIM memiliki harapan besar. “Kami berharap LIGA OSIM di tahun-tahun mendatang bisa terlaksana lebih baik lagi dengan persiapan yang lebih matang. Semoga jumlah peserta semakin bertambah, cabang olahraga yang dipertandingkan semakin beragam, dan tentu saja, kami berharap bisa melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi lagi dari MAN 2 Banjarnegara,” harap Carlos. “Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan terus menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan, solidaritas, serta meningkatkan semangat berkompetisi secara sehat di lingkungan madrasah kami.”

Keberhasilan LIGA OSIM MAN 2 Banjarnegara tahun ini adalah bukti nyata komitmen dan kegigihan para pengurus OSIM, yang telah berhasil menciptakan sebuah event inspiratif dan penuh semangat bagi seluruh warga madrasah. (ka)