Banjarnegara (Humas) – Dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Porseni tingkat MTs se-Kabupaten Banjarnegara MTs Ma’arif Mandiraja (Matsamara) berhasil menaklukan cabang Story Telling dengan meraih juara 2 untuk Story Telling putra dan meraih juara 3 untuk Story Telling putri. (19/2/2025)
Lomba cabang ini dilaksanakan pada hari pertama tepatnya tanggal 16 Februari 2025 di gedung MTs Andalusia Banjarnegara dengan jumlah peserta 14 Putra dan 17 Putri dari MTs Negeri dan Swasta se-Kabupaten Banjarnegara.
Mahnuryanti Dewi Lestari selaku guru pembimbing Story Telling mengatakan, Alhamdulillah peserta didik kami dalam cabang Story Telling atas nama Teuku Syakaa Alhabsi kelas IX D dan Rizka Febriana kelas IX D sudah tidak diragukan lagi dalam mata pelajaran bahasa Inggris. Mereka sudah banyak menguasai kosa kata, mentalnya juga kuat dalam berekspresi dan berakting, sehingga mereka sudah loyal dalam cabang Story Telling ini dan pantas meraih juara.
Beliau berharap, “Semoga mereka bisa terus mengasah bakat yang mereka miliki dan mampu memperdalam lagi pengetahuannya,”
“Semoga mereka bisa menularkan bakat Story Telling pada adik-adik kelasnya,” pungkas guru pembimbingnya.
Teuku Syakaa Alhabsi peserta didik kelas IX D mengatakan, Alhamdulillah saya sangat bersyukur karena berhasil meraih juara 2 dalam lomba Story Telling dalam ajang Porseni tingkat Kabupaten Banjarnegara kali ini.
“Saya berusaha dengan sungguh-sungguh dalam mempersiapkan lomba ini bahkan merasa sangat senang karena kerja keras saya tidak sia-sia. Lomba ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya memberikan pelajaran tentang pentingnya semangat, percaya diri, dan pantang menyerah,” ungkapnya.
“Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi saya dan teman-teman ke depannya untuk terus menjadi lebih baik lagi dan meraih cita cita,” ucap Teuku dengan nada lantang.
Sementara itu Riska Febriana peserta didik kelas IX D juga mengatakan, saya tidak menyangka bisa menjadi salah satu pemenang dalam lomba Story Telling ini. Awalnya, saya merasa ragu tapi saya tetap berusaha sebaik mungkin. Alhamdulillah bisa meraih juara 3. Ia juga mengatakan, “Dari pengalaman ini, saya sadar masih banyak potensi yang bisa dikembangkan. Jadi semakin termotivasi untuk terus mengasah bakat dan belajar dengan lebih banyak lagi. Terima kasih untuk bapak/ibu guru yang sudah memberikan semangat, doa dan bimbingannya kepada kami,” (JM)
