Banjarnegara (Humas) – Dalam upaya meningkatkan kesadaran umat Islam akan pentingnya kemandirian ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarnegara, Ani Musyarofah, bersama Citra Aristy Yusliani dari Pendamping Kelompok Harapan (PKH) melakukan penyuluhan keagamaan bertema “Ekonomi Umat Kuat, Iman Masyarakat Hebat” pada hari Selasa (14/10/2025) bertempat di Kelurahan Banjarnegara.
Acara ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) hingga ibu rumah tangga. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menguatkan pemahaman bahwa iman dan ekonomi adalah dua hal yang saling menguatkan, bukan saling bertentangan.
Dalam penyampaiannya, Ani Musyarofah menerangkan bahwa umat Islam dituntut untuk kuat secara spiritual dan juga tangguh secara ekonomi. “Umat yang lemah ekonominya rentan kehilangan harga diri dan mudah goyah imannya. Maka Islam mendorong kita untuk menjadi pribadi yang produktif, jujur, dan mandiri,” ungkapnya.
Kegiatan ini turut mengajak masyarakat untuk mulai memanfaatkan potensi masjid sebagai pusat ekonomi umat, misalnya dengan membentuk koperasi syariah, bazar halal, dan pelatihan kewirausahaan Islami. “Kami ingin masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga tempat umat belajar menguatkan ekonomi. Iman yang kuat harus disertai dengan usaha yang nyata,” ujarnya.
Dengan terlaksananya penyuluhan keagamaan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memahami pentingnya penguatan iman dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga mampu menerapkannya dalam membangun ekonomi yang mandiri, jujur, dan berkelanjutan.
Melalui tema “Ekonomi Umat Kuat, Iman Masyarakat Hebat”, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kesejahteraan umat tidak bisa dipisahkan dari kekuatan spiritual dan kemandirian finansial. Islam mengajarkan bahwa bekerja dan berikhtiar adalah bagian dari ibadah, dan kemajuan ekonomi umat adalah tanggung jawab bersama.
(Am/ azd)







