Banjarnegara (Humas) — Memasuki triwulan terakhir tahun anggaran 2026, Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara memperkuat evaluasi dan konsolidasi pelaksanaan program di tingkat Kantor Urusan Agama (KUA). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Nikah dan Rujuk (NR) KUA dan Konsolidasi Program Kerja yang digelar pada Kamis (8/10/2026) di Aula Lantai Dasar Masjid Al-Ikhlas, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara.
Kegiatan diikuti Kepala KUA se-Kabupaten Banjarnegara, perwakilan penyuluh agama dan pengelola kegiatan masing-masing satu orang dari setiap kecamatan, serta dihadiri Plt. Kepala Kankemenag Banjarnegara Karyono, Kepala Seksi Bimas Islam Slamet Wahyudi, Perencana pada Seksi Bimas Islam dan JFU Seksi Bimas Islam.
Dalam laporan kegiatan, Kepala Seksi Bimas Islam Kankemenag Banjarnegara, Slamet Wahyudi, menyampaikan bahwa rakor tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan program selama Januari hingga September 2026 sekaligus mengonsolidasikan kegiatan yang akan dilaksanakan pada Oktober hingga Desember.
“Rakor ini menjadi bagian dari evaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan sejak Januari sampai September sekaligus konsolidasi kegiatan untuk Oktober sampai Desember. Harapannya, sesuai arahan Kanwil, seluruh kegiatan dapat dilaksanakan dan penyerapan anggaran dapat mencapai 100 persen,” ujar Slamet.
Evaluasi tersebut menjadi penting mengingat pelaksanaan program memasuki penghujung tahun anggaran. Melalui konsolidasi bersama KUA, Seksi Bimas Islam memastikan setiap kegiatan yang telah direncanakan dapat ditindaklanjuti secara terarah, tepat waktu, dan sesuai ketentuan.
Dalam arahannya, Plt. Kepala Kankemenag Banjarnegara, Karyono, mendorong jajaran KUA untuk terus memperkuat implementasi Kemenag Berdampak dalam setiap pelaksanaan program dan layanan kepada masyarakat.
Menurutnya, program Kementerian Agama perlu diterjemahkan menjadi layanan yang benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. KUA sebagai unit layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat memiliki peran penting dalam mewujudkan hal tersebut.
Selanjutnya, materi Evaluasi Perencanaan dan Anggaran Seksi Bimas Islam Tahun Anggaran 2026 disampaikan oleh Perencana pada Seksi Bimas Islam, Solihun. Materi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program dan anggaran berjalan selaras dengan perencanaan serta target yang telah ditetapkan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi evaluasi dan diskusi yang dipimpin Kepala Seksi Bimas Islam, Slamet Wahyudi. Sesi tersebut diisi oleh Pelaksana Seksi Bimas Islam, Riva Susanty, dan menjadi ruang bagi peserta untuk menyampaikan berbagai hal terkait pelaksanaan program di masing-masing KUA.
Melalui rakor tersebut, Seksi Bimas Islam Kankemenag Banjarnegara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program hingga akhir tahun. Evaluasi tidak hanya diarahkan pada capaian kegiatan dan anggaran, tetapi juga pada kualitas layanan agar setiap program mampu menghadirkan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat.
Program terlaksana, layanan berdampak, dan masyarakat merasakan manfaatnya. Inilah semangat Seksi Bimas Islam dalam menguatkan Kemenag Berdampak di Kabupaten Banjarnegara.
(azd)
