Gapai Rida Allah, Penyuluh KUA Pagentan Ajak Jamaah Majelis Taklim Miftahul Jannah Istikamah dalam Kebaikan

Banjarnegara (Humas) – Bertempat di Majelis Taklim Miftahul Jannah, Desa Pagentan, Kecamatan Pagentan, suasana khidmat menyelimuti kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama pada Selasa (9/6/2026). Kegiatan rutin ini dihadiri oleh 25 orang jamaah yang tampak antusias mengikuti jalannya kajian.

Hadir sebagai narasumber sekaligus pembimbing, Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Pagentan, Sutrisno. Pada kesempatan kali ini, ia mengangkat tema yang sangat menyentuh hati sanubari para jamaah, yaitu “Menggapai Rida Allah SWT dalam Kehidupan Sehari-hari”.

Dalam tausiyahnya, Sutrisno menekankan bahwa tujuan akhir dari seluruh rangkaian ibadah dan aktivitas seorang muslim tidak lain adalah untuk meraih keridaan Sang Pencipta. Menurutnya, untuk menggapai rida Allah tidak selalu harus dimulai dari perkara yang besar, melainkan bisa dipupuk dari konsistensi melakukan amalan-amalan kecil yang dilakukan secara tulus dan ikhlas.

“Ridha Allah SWT itu terletak pada ketaatan kita dan bagaimana kita menyikapi segala takdir-Nya dengan rasa syukur dan sabar. Jangan sampai kita lelah beribadah, namun kehilangan arah karena tidak menjaga keikhlasan hati. Mari kita jadikan setiap tarikan napas dan aktivitas kita bernilai ibadah demi menggapai rida-Nya,” ujar Sutrisno di hadapan para jamaah.

Ia juga menambahkan pentingnya menjaga silaturahmi dan keharmonisan di lingkungan keluarga serta masyarakat sebagai salah satu jembatan untuk mengetuk pintu rahmat dan rida Allah SWT.

Merespons materi yang disampaikan, Ketua Majelis Taklim Miftahul Jannah, Hj. Suyono, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran serta bimbingan yang terus konsisten diberikan oleh pihak KUA Pagentan. Bagi para jamaah, kehadiran penyuluh agama memberikan energi positif dan siraman rohani yang sangat dibutuhkan.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas ilmu yang disampaikan oleh Pak Sutrisno. Tema hari ini benar-benar menjadi pengingat sekaligus penyejuk hati bagi kami semua di Majelis Taklim Miftahul Jannah. Harapan kami, kegiatan bimbingan seperti ini bisa terus berjalan rutin agar jamaah kami yang berjumlah 25 orang ini dan semoga ke depan semakin bertambah bisa terus istikamah belajar meningkatkan kualitas iman,” ungkap Hj. Suyono dengan penuh harap.

Kegiatan penyuluhan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam ini berjalan dengan lancar dan interaktif. Acara kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab seputar fikih keseharian dan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Sutrisno, memohon keselamatan serta keberkahan hidup dunia dan akhirat untuk seluruh warga Desa Pagentan. 

(3S/azd)