Banjarnegara – Kiprah guru MI Al-Fatah Parakancanggah (MIFABARA) di dunia digital semakin menunjukkan hasil yang membanggakan. Salah satu guru kreatif, Laeli, kembali mencatatkan prestasi melalui salah satu karya videonya yang berhasil menembus lebih dari 59 ribu penayangan di kanal YouTube yang ia kelola.(26/3)
Capaian ini menjadi bukti bahwa konten edukatif yang dibuat dengan ketulusan dan konsistensi mampu menjangkau audiens yang luas. Video tersebut merupakan bagian dari konten pembelajaran dan latihan soal AKG (Asesmen Kompetensi Guru) yang selama ini menjadi salah satu fokus utama dalam kanalnya.
Laeli mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari niat awal untuk berbagi dan membantu sesama guru. “Saya hanya ingin berbagi ilmu dan pengalaman. Alhamdulillah ternyata bisa bermanfaat lebih luas dan mendapat respon positif dari banyak penonton,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa dunia digital memberikan peluang besar bagi guru untuk terus berkembang dan berkarya. Dengan memanfaatkan platform seperti YouTube, materi pembelajaran tidak hanya terbatas di ruang kelas, tetapi bisa diakses kapan saja oleh siapa saja.
Kepala Madrasah MIFABARA turut mengapresiasi capaian tersebut sebagai bentuk nyata inovasi guru dalam menghadapi perkembangan zaman. Menurutnya, keberhasilan Laeli menjadi inspirasi bahwa guru mampu menjadi kreator yang berdampak.
“Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Ketika seorang guru mampu menghadirkan konten yang bermanfaat dan diminati banyak orang, itu menunjukkan bahwa pembelajaran bisa menembus batas ruang dan waktu,” tuturnya.
Beliau juga berharap capaian ini dapat memotivasi guru lain untuk berani berkarya dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana berbagi ilmu.
“Guru hari ini tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembelajar dan kreator. Ketika ilmu dibagikan melalui berbagai media, maka manfaatnya akan semakin luas dan berkelanjutan,” tambahnya.
Dengan capaian lebih dari 59 ribu penayangan ini, Laeli membuktikan bahwa dedikasi dan kreativitas guru MIFABARA tidak hanya dirasakan di lingkungan madrasah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat yang lebih luas.
Sebagaimana pesan inspiratif yang terus mengiringi langkah para guru, “Ilmu yang dibagikan dengan ikhlas akan menemukan jalannya sendiri untuk sampai kepada banyak hati.”(nas)
