Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja Hendriyanto melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim Baiturrohim, Desa Somawangi, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh jemaah majelis taklim sebagai bagian dari pembinaan keagamaan untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, Hendriyanto menyampaikan materi “Meningkatkan Keimanan dan Akhlak dalam Kehidupan Sehari-hari”. Materi diarahkan pada pentingnya menjadikan keimanan tidak hanya sebagai keyakinan dalam hati, tetapi juga tercermin melalui perilaku, tutur kata, dan hubungan dengan sesama.
Hendriyanto menjelaskan bahwa keimanan dan akhlak memiliki hubungan yang erat dalam kehidupan seorang muslim. Keimanan yang baik diharapkan dapat mendorong seseorang untuk menjaga perkataan, menghormati orang lain, serta membiasakan diri melakukan perbuatan yang bermanfaat.
“Keimanan hendaknya tidak berhenti pada ucapan, tetapi terlihat dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Ketika iman semakin kuat, kita diharapkan semakin mampu menjaga akhlak, baik dalam keluarga maupun ketika berinteraksi dengan masyarakat,” ungkap Hendriyanto.
Menurutnya, keluarga menjadi salah satu tempat penting untuk menerapkan nilai-nilai keimanan dan akhlak. Kebiasaan sederhana seperti saling menghormati, berkata jujur, menjaga amanah, membiasakan salat, serta mengajarkan anak untuk menghargai orang lain merupakan bagian dari pendidikan keagamaan yang dapat dimulai dari rumah.
“Akhlak yang baik dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Menjaga ucapan, menghormati pasangan, menyayangi anak, membantu sesama, dan tidak mudah menyakiti orang lain merupakan bentuk nyata dari nilai keagamaan yang kita pelajari,” jelasnya.
Dalam penyuluhan tersebut, jemaah juga diajak untuk melakukan evaluasi terhadap kebiasaan sehari-hari. Nilai-nilai agama diharapkan tidak hanya dipahami ketika mengikuti majelis taklim, tetapi dapat diterapkan setelah kembali ke keluarga dan lingkungan masyarakat.
Kegiatan penyuluhan di Majelis Taklim Baiturrohim menjadi bagian dari upaya Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Mandiraja dalam memberikan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, jemaah diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara peningkatan keimanan dan pembentukan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan keimanan yang terus dipelihara dan akhlak yang diwujudkan dalam perilaku, diharapkan keluarga dan masyarakat dapat tumbuh dalam suasana yang saling menghormati, rukun, dan penuh kepedulian.
(m/azd)
