BANJARNEGARA (Humas) – Kafilah Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VIII Kabupaten Banjarnegara sukses menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Porsadin Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 yang digelar di Kabupaten Tegal pada 9–10 Oktober 2026. Keberhasilan para santri meraih penghargaan di tingkat provinsi ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak, termasuk jajaran Kementerian Agama setempat.
Plt Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banjarnegara, H. Karyono, menyatakan rasa bangga dan syukurnya atas capaian luar biasa yang diraih oleh para kontingen. Menurutnya, prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, latihan disiplin, dan dedikasi tinggi dari para santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) serta para ustaz-ustazah pendamping.
“Kami sangat bangga atas perjuangan luar biasa dari Kafilah Banjarnegara. Meraih penghargaan di tingkat Jawa Tengah bukanlah hal yang mudah karena persaingan sangat ketat,” ujar H. Karyono di ruang kerjanya. Beliau menambahkan bahwa raihan ini membuktikan bahwa santri-santri diniyah dari Banjarnegara memiliki potensi besar, baik di bidang khazanah keagamaan, seni Islami, maupun olahraga.
Sebelumnya, sebanyak 32 santri terpilih diberangkatkan untuk mewakili Banjarnegara dalam 16 cabang lomba seni dan olahraga, 32 Official, 15 Pendamping dan 18 Dewan Pengurus Anak Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah. Pelepasan kontingen ini dilakukan langsung oleh Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana bersama Wakil Bupati Wakhid Jumali Lc di Pendapa Dipayudha Adigraha. Adapun para kafilah yang mendapat juara sebagai berikut;
Juara I Pidato Bahasa Putri (Alya Fanny Oqthora)
Juara I Shalawat Putri (Thalitha Indriani Nurul Khafizhah)
Juara II Pidato Bahasa Jawa Putri (Azaria Lestari)
Juara II Murotal Wal Imla’ Putra (Muhammad Zhafif Ardhani)
Juara II Cerdas Cermat Diniyah (Salwa Aulia Hidayah, Nawa Mufida Nailul Azka, Salma Aulia Hidayah)
Juara Harapan II MQK Safinatun Najah Putra (Muhammad Hailkal Mahfud
Juara Harapan III Puisi Islami Putri (Azka Nur Adinda)
H. Karyono berharap penghargaan yang diraih dalam Porsadin VIII Jateng ini dapat menjadi stimulus dan motivasi tambahan bagi seluruh Madin di Banjarnegara untuk terus meningkatkan mutu pembinaan karakter dan bakat santri.
“Prestasi ini bukan akhir, melainkan batu loncatan. Semoga ke depan, koordinasi antara Kemenag, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), dan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara semakin solid agar kita bisa terus melahirkan generasi santri yang berprestasi, berkarakter, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional,” pungkasnya. (LA)
