Banjarnegara – Menutup rangkaian kegiatan di bulan suci Ramadan, keluarga besar MI Al Fatah Parakancanggah Banjarnegara (MIFABARA) menggelar kegiatan buka bersama (bukber) yang diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan serta menjaga kekompakan di lingkungan madrasah.(19/3)
Acara yang berlangsung dengan penuh kehangatan ini tidak hanya diisi dengan buka puasa bersama, tetapi juga tausiyah singkat serta doa bersama. Suasana kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan hubungan harmonis antar sesama tenaga pendidik yang selama ini telah terjalin dengan baik.
Wakil kepala madrasah MIFABARA, Nurlaely Khikmawati menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ukhuwah di antara seluruh elemen madrasah.
“Kebersamaan seperti ini sangat penting untuk menjaga kekompakan. Dengan hati yang bersatu, insyaAllah kita dapat memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik kepada siswa,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan diri sekaligus memperbaiki hubungan antarsesama. Menurutnya, kekuatan sebuah lembaga pendidikan tidak hanya terletak pada sistem, tetapi juga pada soliditas tim di dalamnya.
Salah satu guru MIFABARA, Wahid, mengungkapkan rasa bahagianya dapat mengikuti kegiatan tersebut.
“Bukber ini bukan sekadar makan bersama, tetapi menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan kami sebagai satu keluarga. Dari sini tumbuh semangat baru untuk terus berkolaborasi,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan oleh tenaga kependidikan, yang merasa semakin termotivasi dengan adanya kegiatan kebersamaan ini.
“Kami merasa lebih dekat satu sama lain. Semoga kebersamaan ini terus terjaga, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi juga dalam keseharian,” ungkapnya.
Kegiatan buka bersama ini diharapkan mampu menjadi energi positif bagi seluruh keluarga besar MIFABARA dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan terjalinnya persatuan dan kekompakan, madrasah optimis dapat terus mencetak generasi yang unggul, berakhlak mulia, serta berprestasi.
Menutup kegiatan, seluruh peserta saling bersalaman sebagai simbol saling memaafkan, menguatkan makna Ramadan sebagai bulan penuh berkah dan kebersamaan.(nas)
