Kegiatan Akhir Sinkronus III Tutup Bimtek EDM-ERKAM

Banjarnegara – BIMTEK EDM – ERKAM (Bimbingan Teknis Evaluasi Diri Madrasah dan Elektronik Rencana Kerja Anggaran Madrasah) yang dilaksanakan selama dua pekan dari Jum’at s.d Jum’at (5-19/11) dengan materi yang cukup padat melalui beberapa tahap dari Acara Pembukaan, Orientasi,  Sosialisasi Juknis BIMTEK, Kegiatan Mandiri, Evaluasi terbimbing dan diakhiri Penutupan di pertemuan Sinkronus III.

Kegiatan Penutupan ini dipimpin oleh Partoyo, yaitu Tim Inti Kabupaten (TIK) yang membimbing peserta yang terdiri dari Kepala, Bendahara serta guru yang ditunjuk dalam hal ini adalah operator madrasah. Pada Rombel 4 ini diikuti 15 Madrasah dari MI, MTs maupun MA. MI Maarif Unggulan (MIMAU) Al Falah Joyokusumo termasuk salah satunya, dan mengikuti Penutupan secara tatap maya di ruang Kepala Madrasah Jumat kemarin dimulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 10.15 WIB. (19/11)

Diawali dengan salam, dan ulasan materi selama sepekan serta tanya jawab antar peserta, Partoyo menyampaikan laporan perkembangan setiap madrasah dalam mengerjakan soal dan menyimak materi BIMTEK. Partoyo selaku TIK berharap agar semua peserta mampu menyelesaikan 100% kegiatan BIMTEK ini paling akhir hari Jum’at ini.

“Memang BIMTEK yang dilaksanakan full daring ini baru pertama kalinya. Jadi beberapa mengalami kendala ataupun kesulitan, apalagi bersamaan dengan kegiatan madrasah seperti KKG, ANBK, AKMI dan lain lain. Jika ingin maksimal dan hasilnya juga bagus, maka sangat dibutuhkan konsentrasi dan harus mengikuti juknis pelaksanaan. Yang terpenting E-RKAM Latihan diharapkan semua paham meskipun total skor pada hasil akhir mungkin tidak memuaskan”. Kata Partoyo selaku TIK setelah menilik atau memonitor progress report peserta yang beberapa belum mencapai 100%.

Beberapa pertanyaan terkait penyelesaian e-rkam latihan dilontarkan para peserta, mengingat hal ini adalah hal baru. Namun dari TIK akan menjadwalkan sebagai tindak lanjut dari BIMTEK ini dengan pendampingan ke madrasah – madrasah selama sehari untuk croschek pengerjaan E-RKAM sehingga diharapkan pemahaman para peserta nanti akan lebih meningkat.

Sebagai bukti dari telah menyelesaikan bimtek adalah diterbitkannya sertifikat. Sertifikat bisa diterbitkan jika aktivitas belajar telah mencapai 100% dimulai dari point 1-106. Karena dari program dari LMS (Learning Management System) tidak ada pertemuan kelompok rombel 4, yang ada hanya pendampingan untuk aplikasi EDM-ERKAM yang nantinya akan terjadwal, maka TIM (Tim Inti Madrasah) harus benar – benar dapat memahami melalui video, juknis dan Latihan soal – soal.

“Menurut saya pribadi, setelah mengikuti dari tahap ke tahap sampai dengan pelatihan erkam benar – benar sangat bermanfaat sebagai dasar pengetahuan kita semua mengevaluasi madrasah dan membuat RKAM yang benar. Dan ini sangat membutuhkan sinergitas antar Kepala, Bendahara dan Operator Madrasah,” ungkap wahyul setelah mengikuti penutupan. (wk/ak)