Banjarnegara (Humas) – Upaya memperkuat fondasi ketahanan keluarga berbasis nilai-nilai keagamaan terus digencarkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan. Pada Kamis (05/11/2026), Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan, Sutrisno, menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan bersama jamaah Majelis Taklim (MT) Istiqomah di Desa Nagasari, Kecamatan Pagentan, Banjarnegara.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh 20 orang jamaah perempuan desa setempat. Dalam bimbingan kali ini, Sutrisno mengusung tema “Keluarga Ladang Pahala” sebagai pemantik diskusi dan sarana refleksi peran anggota keluarga dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pencerahannya, Sutrisno menekankan bahwa rumah tangga bukan sekadar wadah untuk menyatukan dua insan dalam ikatan pernikahan, melainkan sebuah sarana ibadah yang sangat luas dan berkelanjutan.
“Setiap dinamika dan usaha yang kita lakukan di dalam rumah tangga – mulai dari saling mengasihi, bersabar menghadapi ujian, membimbing anak-anak, hingga menjalankan peran masing-masing dengan penuh keikhlasan – adalah investasi akhirat. Rumah tangga adalah ladang pahala yang paling dekat dan nyata yang dikaruniakan Allah Swt. kepada kita,” tegas Sutrisno saat memberikan materi bimbingan.
Para peserta menyimak paparan materi dengan antusias. Ruang diskusi hangat tercipta ketika beberapa jamaah membagikan pengalaman serta tantangan dalam mendidik anak dan menjaga keharmonisan rumah tangga di era modern saat ini.
Ketua Majelis Taklim Istiqomah Desa Nagasari, Badriah, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran penyuluh dari KUA Pagentan yang secara konsisten mendampingi majelis taklim di tingkat desa.
“Kami menyambut baik dan sangat bersyukur atas bimbingan yang disampaikan oleh Pak Sutrisno. Tema hari ini memberikan penyegaran spiritual dan pengingat bagi kami para ibu untuk senantiasa menjadikan rumah tangga sebagai sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta,” ungkap Badriah di akhir acara.
Melalui bimbingan keagamaan secara berkala ini, KUA Pagentan berharap dapat terus menguatkan peran majelis taklim sebagai benteng utama ketahanan keluarga dan sarana peningkatan pemahaman keagamaan masyarakat di wilayah Banjarnegara.
(3S/azd)
