Banjarnegara – Sebanyak 51 kontingen dari Pangkalan PMR Jumbara SMP dan MTs se Banjarnegara mengikuti upacara pembukaan dan pengibaran bendera pada Jumpa Bhakti Gembira atau disingkat Jumbara PMR Madya Kabupaten Banjarnegara 2023 di Lapangan Desa Danakerta, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara. Jumat, (15/9) pukul 10.00 WIB.
Ari Budi Waluyani, ketua panitia kegiatan Jumbara mengatakan bahwa Jumbara PMR Madya Kabupaten Banjarnegara 2023 ini diadakan di Lapangan Desa Danakerta, Kecamatan Punggelan.
“Kegiatan yang kami adakan di Lapangan Desa Danakerta, Kecamatan Punggelan itu dilaksanakan sejak Jumat hingga Minggu, yakni mulai tanggal 15-17 September 2023,” jelasnya.
MTs Ma’arif NU 01 Susukan mengikutI kegiatan Jumbara yang ke 2 kalinya setelah didirikan. Bentuk partisipasi ini tentunya untuk menjadikan PMR di MTs Ma’arif NU 01 Susukan menjadikan pengalaman sekaligus menambah pengetahuan atas pendidikan yang ada di PMI secara langsung.
Menurut Ari Budi Waluyani kegiatan Jumbara Madya PMR sebagai bentuk pembinaan serta pertemuan untuk saling berbagi, evaluasi, serta meningkatkan pengetahuan antar teman sebaya.
“Jumbara kali ini harus gembira dan memberi edukasi yang baik bagi peserta. Edukasi itu bisa dari kakak pembina ke adik-adik peserta Jumbara, namun juga sesama peserta. Sebab, interaksi dengan teman sebaya tentu sangat dibutuhkan anggota PMR. Dalam banyak hal, setiap remaja punya pengalaman yang berbeda. Beragam pengalaman itulah, terutama hal-hal yang baik dan bersifat membangun, bisa ditularkan ke sesama peserta,” jelasnya.
Agus Sutanto, Ketua Bidang Diklat dan Relawan menambahkan, kegiatan kali ini diformat lomba materi menggunakan _peer support_ agar peserta bisa menjadi para agen perubahan.
“Setiap peserta kami harap bisa menjadi agen-agen perubahan yang nanti bisa mengembangkan dirinya melalui pelatihan teman sebaya,” katanya.
Sementara itu Titho Agus Wihono, ketua PMI Kabupaten Banjarnegara dalam sambutan saat acara pembukaan juga menegaskan pembelajaran melalui metode peer support akan membekali peserta PMR untuk menjadi relawan di masa yang akan datang.
“PMR Madya berfungsi sebagai peer support, yaitu memberikan dukungan, bantuan, semangat kepada teman sebaya agar meningkatkan keterampilan hidup sehat. Sementara PMR Wira berfungsi sebagai peer educator, yaitu pendidik sebaya keterampilan hidup sehat,” tandasnya.
Sebelum penutupan kegiatan jumbara, pagi harinya dilakukan jalan sehat bersama seluruh kontingen PMR Madya dilanjutkan pembagian bantuan Baksos berupa paket sembako yang dibagikan ke warga kurang mampu disekitar lokasi Jumbara.
Kegiatan Jumbara diakhiri di hari minggu dengan penutupan Upacara akbar yang dilakukan oleh seluruh kontingen PMR Madya, perwakilan PMI, dan BNPB dalam rangka memperingati ulang tahun PMI yang ke-78 dengan diberikannya Ambulance Jenazah sebagai Kado Istimewa HUT PMI Kabupaten Banjarnegara. Dari kecamatan Susukan mengirimkan 2 kontingen yaitu MTs Ma’arif NU 01 Susukan dan SMP. Jumbara PMR Madya SMP MTs Resmi Berakhir, : Teruslah Bergerak demi Kemanusiaan. (kh).
