Optimalisasi Layanan Sertifikasi Halal di MPP Banjarnegara: Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Banjarnegara (Humas) – Suasana Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Banjarnegara pada Senin (26/1/2026) tampak lebih dinamis dari biasanya. Salah satu gerai yang menjadi pusat perhatian adalah Gerai Layanan Sertifikasi Halal milik Kementerian Agama. Layanan ini menjadi krusial seiring dengan meningkatnya kesadaran pelaku usaha dan instansi pemerintah terhadap pentingnya kepastian hukum dan syariat pada produk konsumsi.

Pagi itu, M. Syaiful Abidin, seorang Penyuluh Agama Islam dari KUA Pagentan yang mendapatkan tugas tambahan sebagai petugas layanan di gerai tersebut, menerima kunjungan strategis. Beliau melayani Fahrurrozi Zulkarnain Alfadh, atau yang akrab disapa Ozi, selaku Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gumiwang, Kecamatan Purwanegara.

Kedatangan Ozi bertujuan untuk mengonsultasikan mekanisme dan persyaratan pengajuan sertifikasi halal bagi unit usaha Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelolanya. Mengingat program MBG merupakan program prioritas nasional yang menyasar kesehatan anak sekolah dan masyarakat rentan, aspek kehalalan menjadi standar operasional yang tidak boleh diabaikan.

Syaiful Abidin memberikan penjelasan mendalam mengenai proses sertifikasi, mulai dari verifikasi bahan baku, proses produksi, hingga sistem jaminan produk halal (SJPH).

M. Syaiful Abidin menekankan bahwa kehadiran Gerai Halal di MPP bertujuan untuk memangkas birokrasi bagi para pejuang gizi dan pelaku usaha.

“Kami di sini memastikan bahwa setiap butir nasi dan lauk pauk yang sampai ke tangan masyarakat, khususnya dalam program Makan Bergizi Gratis, telah terjamin kehalalannya secara administratif maupun syar’i. Tugas kami adalah memfasilitasi agar proses audit halal ini tidak menjadi beban, melainkan jaminan mutu bagi SPPG Gumiwang,” ujar Syaiful.

Di sisi lain, Fahrurrozi Zulkarnain Alfadh (Ozi) mengapresiasi kecepatan dan kejelasan layanan yang diberikan di MPP Banjarnegara.

“Sebagai pengelola SPPG, aspek higienitas dan kehalalan adalah harga mati. Konsultasi hari ini dengan Mas Syaiful memberikan kami titik terang mengenai prosedur teknis yang harus kami tempuh. Kami ingin memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis di Gumiwang ini tidak hanya sehat secara nutrisi, tapi juga berkah dan menenangkan bagi para penerima manfaat,” tutur Ozi.

Pertemuan di gedung MPP ini menandai sinergi yang kuat antara penyuluh agama dan pelaksana program pemenuhan gizi di Banjarnegara. Dengan adanya integrasi layanan satu pintu, diharapkan seluruh unit penyedia pangan di wilayah Banjarnegara dapat segera mengantongi sertifikat halal demi mendukung ketahanan pangan dan kesehatan nasional. 

(msa/azd)