PAHAMKAN ANGKA, SISWA KELAS 1C MIMAU MEMBUAT KREATIFITAS KARTU BILANGAN WARNA WARNI

Banjarnegara – MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo atau yang biasa dikenal dengan sebutan MIMAU terus menambah kualitas numerasi dasar peserta didik melalui pembelajaran interaktif Bahasa Indonesia yang berhubungan dengan mata pelajaran Matematika di Kelas 1C. Pada kesempatan ini, guru kelas Nuri Fatimah, membimbing siswa kelas 1C untuk memahami bilangan atau yang biasa dikenal dengan sebutan angka.(14/2)

Kegiatan diawali dengan penjelasan dasar mengenai cara membuat dimulai dari menentukan bilangannya, kemudian letak bilangan dan tulisan, selanjutnya gambar yang sesuai dengan jumlah bilangan yang sudah ditentukan. Gambar tidak ditentukan, bebas kreatifitas masing-masing anak. Guru menghadirkan contoh gambar terlebih dahulu di papan tulis, dari contoh bilangan, tulisan dan gambar. Kemudian memancing dan mengajak siswa untuk membaca nama bilangan tersebut serta menentukan letak yang tepat, kemudian hias sekreatif masing-masing siswa. Pola belajar dialogis dua arah yang diterapkan mampu membangkitkan rasa percaya diri dan keberanian siswa dalam menjawab pertanyaan secara aktif di dalam kelas, sekaligus mendorong mereka untuk berpikir kritis terhadap struktur dan makna kalimat. Meskipun baru kelas satu, namun ada beberapa anak yang sudah cukup bagus dalam menggambar.

Tidak hanya berhenti pada penjelasan teori, pembelajaran dilanjutkan dengan menggambar, mewarnai, menghias lembar kerja masing-masing. Siswa diminta untuk lebih mandiri dalam mengerjakan tugas disetiap harinya. Berdasarkan contoh gambar dan penjelasan sebelumnya, lalu siswa memperhatikan kesesuaian penulisan bilangan dengan nama bilangan serta gambar yang sesuai atau tidak. Nuri Fatimah wali kelas 1C membimbing dan memberikan koreksi langsung secara individual bergantian agar setiap anak memahami dengan tepat. Kegiatan ini sekaligus melatih keterampilan berpikir runtut, kerapian menggambar yang sesuai, fokus perhatian, serta ekspresif pada diri peserta didik.

“Berusahalah sebisa dan sebagus yang kalian mampu, karna ust Nuri yakin kalian pasti bisa. Semangat berkreasi dan semoga selalu berprestasi,”jelas Nuri panggilan akrabnya dihadapan siswa kelas 1C.

Antusiasme peserta didik terlihat tinggi sepanjang proses pembelajaran. Ketika sebelum praktek dimulai banyak siswa yang tampil secara dulu-duluan serasa ingin lebih dulu usai. Disambut apresiasi dari Nuri dan teman-teman sekelas bagi siswa yang mampu membuat gambar dan hiasan dengan bagus. Beberapa siswa bahkan mampu memberikan contoh berdasarkan ide mereka sendiri, menunjukkan bahwa pembelajaran mendorong kreativitas dan spontanitas positif. Lingkungan kelas yang kondusif dan suportif menjadikan suasana belajar lebih hidup, sehingga pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga menyenangkan, kolaboratif, dan membangun pengalaman belajar yang bermakna.

Melalui kegiatan ini, Wahyul Khomisah selaku kepala madrasah menegaskan komitmennya dalam memperkuat kemampuan memahami bilangan sejak dini. Pembelajaran Bahasa Indonesia ini tidak hanya tentang literasi saja, namun ada kaitannya tentang numerasi yang berkaitan dengan memahami nama bilangan dan atau mengetahui cara menuliskan nama bilangan tersebut. Selain itu juga tidak hanya diarahkan pada aspek kognitif semata, tetapi juga pengembangan kecakapan komunikasi, ketelitian pemahaman bilangan, serta karakter peserta didik agar mampu menyalurkan kreatifitas, menulis, membaca, dan menyampaikan ide-ide yang cemerlang.

“pembelajaran semacam ini harapannya dapat lebih dikembangkan dan ditingkatkan lagi, karena dengan metode yang tidak monoton ini akan lebih mengena ke anak-anak. Soalnya dengan begini anak dapat belajar sambil mengkreasikan ide nya melalui karya sesuai tema pembelajran,” pungkas Wahyul. (NF)