Banjarnegara (Humas) – Kemampuan membaca Al-Qur’an dengan tartil dan benar sesuai kaidah tajwid merupakan kewajiban setiap muslim. Untuk mewujudkan hal tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Rakit kembali menggulirkan program BIMBAKU.
Program Bimbingan Baca Al-Qur’an (BIMBAKU) kali ini dilaksanakan oleh Fatma Kurnianingsih di Majelis Taklim An Nur Desa Rakit, bertempat di Musala An Nur yang diketuai oleh Ani Hidayati pada Kamis (8/10/2026)
Fatma mengusung materi “Tahsin Surah Al-Ashr”. Surah pendek yang sering dibaca, namun masih banyak kekeliruan dalam pelafalannya. Kegiatan diikuti oleh ibu-ibu majelis taklim dengan penuh semangat dan antusias. Mereka menyimak dengan saksama setiap koreksi bacaan yang disampaikan oleh penyuluh.
Fatma menjelaskan bahwa Surah Al-Ashr memiliki makna yang sangat mendalam tentang pentingnya waktu, meski hanya terdiri dari tiga ayat. Oleh karena itu, membacanya tidak boleh tergesa-gesa dan harus tepat makhraj dan sifat hurufnya.
“Surah Al-Ashr sering kita baca saat penutup majelis. Jangan sampai pahalanya berkurang karena bacaannya keliru. Huruf ‘shod’ pada wal ‘ashr harus jelas” ujar Fatma.
Ia membimbing jemaah satu per satu untuk mempraktikkan bacaan. Mulai dari pengucapan huruf ‘ain, shad, dan kha, hingga penerapan hukum bacaan mad dan waqaf yang benar.
“Kunci tahsin adalah melatih lisan agar terbiasa dengan bacaan yang benar. Jangan malu jika masih salah, karena setiap huruf yang kita perbaiki akan menjadi pahala. Belajar Al-Qur’an tidak mengenal usia” tambahnya.
Ketua MT An Nur, Ani Hidayati, menyambut baik program BIMBAKU tersebut. Menurutnya, program ini sangat membantu anggotanya yang ingin memperbaiki bacaan Al-Qur’an tetapi malu untuk belajar sendiri.
“Kami sangat terbantu dengan adanya BIMBAKU. Ibu-ibu menjadi lebih percaya diri dan bacaan Al-Qur’an kami semakin baik. Semoga program ini terus berlanjut” tutur Ani.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan Surah Al-Ashr bersama-sama secara tartil dan doa agar ilmu yang dipelajari menjadi berkah dan membawa jemaah menjadi golongan orang yang tidak merugi sebagaimana pesan dalam surah tersebut.
(n/azd)
