Sukses Haji 2024, Kemenag Banjarnegara Adakan Tasyakuran dan Evaluasi Penyelenggaraan Operasional Haji tahun 2024

Banjarnegara (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) mengadakan Evaluasi dan Tasyakuran Penyelenggaraan Operasional Haji Tahun 2024 Tingkat Kabupaten Banjarnegara Kamis, (15/08/2024). Acara yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara ini menghadirkan Perwakilan dari Pemda, Kepala KUA, Ketua Rombongan dan Ketua Regu, dan KBIHU.

H. Ali Mustofa, Kepala seksi PHU dalam acara ini menyatakan bahwa maksud diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi penyelenggaraan operasional ibadah haji kabupaten Banjarnegara tahun 2024 ini.

“Pertama saya mengucapkan kepada semua petugas haji, dan seluruh staff yang terlibat dalam pelaksanaan haji tahun 2024 dari Kabupaten Banjarnegara. Atas berkat kerjasama semua pihak, Alhamdulillah Kemenag Jawa Tengah yang didalamnya ada kabupaten Banjarnegara meraih predikat penyelenggara Haji terbaik satu tahun 2024,” ucapnya

Untuk evaluasi dan perbaikan penyelenggaraan ibadah haji tahun depan, Kasi PHU telah mencatat beberapa kritik dan masuk baik itu dari KBIHU maupun langsung dari jemaah haji

“Diantara masukan untuk perbaikan penyelenggaraan ibadah haji tahun depan adalah penguatan manasik haji yang mengarah kepada penguatan ibadah, mental dan pemahaman satu tujuan,” ucapnya

“Dalam manasik perlu belajar menyamakan tujuan agar hal-hal kecil saat haji tidak jadi masalah, selain itu untuk menjaga kekompakan agar bisa mangkat bareng bali bareng,” imbuhnya

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, H. Karsono menyatakan untuk menambah kekompakan dan keunikan jemaah haji Banjarnegara, rasanya perlu juga dibuatkan batik haji khas Banjarnegara, sehingga para jamaah memiliki keunikan dan kekompakan baik saat keberangkatan maupun saat di tanah suci

“Saya berharap tahun depan, jemaah haji Banjarnegara bisa memakai batik khas Banjarnegara, Batik Dawet Ayu misalnya. Saya berharap pemerintah Daerah bisa memfasilitasi ini,” ucapnya

Kepala Kantor juga menyoroti tatacara pemilihan ketua regu dan ketua rombongan ibadah haji yang tahun ini kurang begitu responsif karena kurang paham dalam masalah teknologi

“Tahun depan, insya Allah pemilihan ketua regu dan ketua rombongan ibadah haji selain cakap dalam ibadah juga cakap dalam urusan IT, hal ini karena akan memudahkan dalam koordinasi,” imbuhnya

“Sehatnya Kementerian Agama ini karena ada masukan dan saran, tanpa masukan justru kita akan jalan ditempat dan tanpa perbaikan,” pungkasnya. (AK)

Skip to content