Tiga Siswi Kelas 5C MIFABARA Tuntaskan Hafalan Juz 30 dengan Predikat Baik, Wujudkan Generasi Qur’ani

Banjarnegara – Kabar membanggakan kembali hadir dari MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA). Tiga siswi kelas 5C berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an Juz 30 dengan predikat Baik. Ketiganya adalah Afnah Dista Ilsawati, Hamida Olin Yuwono, dan Aysha Uzma Mufida.(27/10)

Capaian ini menjadi bukti nyata dari kesungguhan para siswi dalam menapaki perjalanan menghafal Kalamullah. Di tengah aktivitas belajar di madrasah, ketiganya menunjukkan semangat, ketekunan, dan kedisiplinan dalam menjaga serta menambah hafalan Al-Qur’an.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari bimbingan guru tahfidz, Afid Hanafi, yang senantiasa mendampingi proses pembelajaran dan hafalan para siswi. Program tahfidz di MIFABARA menjadi bagian penting dalam membangun karakter peserta didik yang religius, berakhlak mulia, serta mencintai Al-Qur’an sejak dini.

Kepala MI Al Fatah Parakancanggah, Durotun Nafisah, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus pengingat bahwa pendidikan Al-Qur’an adalah investasi terbaik bagi masa depan anak-anak. Semoga hafalan yang telah diselesaikan tidak hanya berhenti pada pencapaian, tetapi terus dijaga, diamalkan, dan menjadi cahaya dalam kehidupan mereka,” ungkapnya.

Guru tahfidz, Afid Hanafi, juga menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan ketiga siswi tersebut. Menurutnya, menyelesaikan hafalan Juz 30 merupakan buah dari proses panjang yang membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan kesungguhan.

“Alhamdulillah, Afnah, Olin, dan Aysha telah menyelesaikan hafalan Juz 30 dengan predikat baik. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus istiqamah menjaga hafalan, memperbaiki bacaan, serta melanjutkan perjalanan bersama Al-Qur’an. Menghafal bukan hanya tentang seberapa banyak ayat yang diingat, tetapi juga bagaimana Al-Qur’an tertanam dalam hati dan tercermin dalam perilaku,” tuturnya.

Prestasi ini menjadi salah satu wujud komitmen MIFABARA dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara penguatan akademik dan pembentukan karakter religius. Melalui program tahfidz, madrasah berikhtiar menumbuhkan generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an.

Semoga keberhasilan Afnah, Olin, dan Aysha menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik MIFABARA untuk semakin mencintai Al-Qur’an, menjaga hafalan dengan penuh istiqamah, serta melanjutkan langkah menuju juz-juz berikutnya.

Barokallahufiikum. Semoga Al-Qur’an senantiasa menjadi cahaya hati, penuntun langkah, dan sumber keberkahan sepanjang hayat.(nas)