Menggugah Kesadaran Jemaah, Penyuluh KUA Pagentan Sampaikan Khotbah “Tiga Tamu Tak Diundang” di Masjid Al Huda

Banjarnegara (Humas) – Dalam upaya meningkatkan kualitas keagamaan serta membina mental spiritual masyarakat di wilayah binaannya, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, M. Syaiful Abidin, bertindak sebagai khatib sekaligus imam dalam pelaksanaan ibadah salat Jumat di Masjid Al Huda, Dusun Midari, Desa Plumbungan, pada Jumat (09/10/2026).

Kegiatan ibadah yang berlangsung khusyuk tersebut dihadiri oleh sekitar 40 orang jemaah warga setempat. Dalam khotbahnya, Syaiful mengusung tema yang sarat akan pesan moral dan refleksi diri, yakni “Tiga Tamu Tak Diundang: Uban di Kepala, Sakit di Badan, dan Keranda di Depan Rumah”. Tema ini disampaikan untuk mengingatkan para jemaah akan hakikat kehidupan dunia yang sementara serta pentingnya mempersiapkan diri menghadapi kematian.

Dalam uraian materi khotbahnya, Syaiful menjelaskan bahwa ketiga hal tersebut merupakan tanda-tanda kekuasaan Allah SWT sekaligus pengingat nyata bagi setiap manusia agar senantiasa memperbanyak amal saleh sebelum kesempatan hidup berakhir.

“Ketiga hal ini dinamakan tamu tak diundang karena mereka pasti akan datang tanpa permisi, tanpa melihat usia maupun status sosial. Uban yang tumbuh adalah peringatan fisik bahwa usia kita semakin berkurang, sakit di badan menjadi penanda bahwa kekuatan kita terbatas, dan keranda di depan rumah adalah kepastian akhir dari perjalanan dunia. Oleh karena itu, mari kita jadikan pengingat ini sebagai pemicu untuk terus memperbaiki ibadah dan akhlak kita sehari-hari,” ujar M. Syaiful Abidin saat memberikan penguatan usai ibadah.

Kehadiran penyuluh agama Islam dari KUA Pagentan ini mendapat apresiasi positif dari jajaran pengurus takmir maupun jemaah Masjid Al Huda Dusun Midari. Penyampaian khotbah yang komunikatif dan menyentuh hati membuat pesan keagamaan dapat diterima dengan baik oleh warga.

Wahid Saefudin, selaku pengurus Takmir Masjid Al Huda, mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran dan bimbingan yang diberikan oleh pihak KUA Pagentan kepada masyarakat desa setempat.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak M. Syaiful Abidin dari KUA Pagentan yang telah berkenan hadir menjadi imam dan khatib di masjid kami. Tema khotbah yang dibawakan sangat menyentuh dan menjadi pengingat yang sangat berharga bagi 40 jemaah yang hadir. Kehadiran penyuluh agama seperti beliau tentu sangat kami harapkan untuk terus membimbing dan memberikan pencerahan spiritual bagi warga di Dusun Midari ini,” ungkap Wahid Saefudin.

Kegiatan safari Jumat dan penyuluhan secara langsung ke masjid-masjid di pelosok desa ini merupakan bagian dari komitmen KUA Pagentan dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang dekat, berdampak, dan menyejukkan bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Banjarnegara. 

(msa/azd)