Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rakit, Fatma Kurnianingsih, bersinergi dengan pendamping sosial Lukitasari Winastuti melaksanakan penyuluhan di Kelompok Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Pingit 3B Desa Pingit RW 03, Senin (12/10/2026). Kegiatan berlangsung pukul 09.00 hingga 10.00 WIB dan diikuti jemaah ibu-ibu KPM dengan penuh semangat.
Mengangkat tema “Temukan Kekuatan Hidup di Balik Syukur dan Sabar”, penyuluhan ini bertujuan menguatkan mental dan spiritual KPM agar tetap tegar dan berdaya dalam menghadapi dinamika kehidupan, khususnya keterbatasan ekonomi.
Dalam pemaparannya, Fatma Kurnianingsih menyampaikan empat kunci kekuatan hidup. Pertama, beriman dan bertakwa kepada Allah Swt. sebagai sumber ketenangan dan kekuatan utama. Kedua, senantiasa mensyukuri nikmat, sekecil apa pun, agar Allah menambah keberkahan. Ketiga, membiasakan tahajud di malam hari sebagai sarana mengadu dan mendekatkan diri kepada Allah ketika semua pintu dunia terasa tertutup.
Keempat, menjadikan Sulthonan Nashiro atau rajanya para penolong sebagai solusi terbaik, yaitu memperbanyak sedekah, istigfar, dan doa di waktu mustajab.
“Kekuatan hidup sejati bukan pada banyaknya harta, melainkan pada hati yang bersyukur dan sabar. Dengan iman, syukur, tahajud, dan pertolongan Allah melalui Sulthonan Nashiro, maka setiap kesulitan akan menemukan jalan keluar” ujar Fatma.
Sementara itu, pendamping sosial Lukitasari Winastuti mengajak KPM untuk terus disiplin memenuhi kewajiban PKH serta memanfaatkan bantuan secara bijak untuk pendidikan dan kesehatan keluarga.
Melalui sinergi ini, diharapkan KPM PKH Desa Pingit menjadi keluarga yang tidak hanya berdaya secara ekonomi, tetapi juga kuat secara iman dan tangguh menghadapi ujian kehidupan.
(SN/azd)
