Penyuluh Agama KUA Purwanegara Dorong Penerima PKH Gunakan Bantuan secara Bijakdan Bermartabat

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwanegara, Heri Sutikno, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat melalui kegiatan penyuluhan keagamaan. Pada Rabu, (13/8), Heri melaksanakan bimbingan penyuluhan kepada kelompok penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Pucungbedug, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara.

Kegiatan ini dilaksanakan di rumah salah satu warga penerima manfaat PKH dan dihadiri oleh 30 orang peserta yang merupakan anggota kelompok PKH setempat. Kehadiran para peserta menunjukkan antusiasme dan kepedulian mereka untuk memperoleh pengetahuan agama yang dapat menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menyikapi bantuan sosial yang diterima.

Dalam penyampaiannya, Heri Sutikno mengangkat tema “Menjadi Seorang Muslim yang Bijak dalam Menerima Bantuan”. Materi ini dipilih karena relevan dengan kondisi para peserta yang secara rutin menerima bantuan dari pemerintah melalui program PKH.

“Bantuan adalah amanah dari Allah yang disalurkan melalui pemerintah. Tugas kita sebagai penerima adalah mensyukurinya, memanfaatkannya dengan benar, dan tidak berlebihan dalam meminta,” ujar Heri di hadapan peserta.

Heri menjelaskan bahwa seorang muslim yang bijak dalam menerima bantuan memiliki beberapa ciri, di antaranya menerima dengan hati bersih, tidak menuntut berlebihan, memanfaatkan sesuai kebutuhan, serta mendoakan kebaikan bagi pihak pemberi. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kehormatan diri dan menghindari sifat bergantung, serta berusaha untuk mandiri meski menerima bantuan.

“Jangan sampai bantuan membuat kita malas berusaha. Justru bantuan itu harus menjadi penyemangat untuk memperbaiki keadaan ekonomi keluarga,” tambahnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Purwanegara dengan Pendamping PKH Kecamatan Purwanegara. Sinergi ini bertujuan memperkuat pembinaan kepada penerima manfaat agar bantuan yang diterima tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif secara moral dan spiritual.

Pendamping PKH Kecamatan Purwanegara menyambut baik kerjasama ini. Menurutnya, pembinaan yang disampaikan oleh penyuluh agama sangat membantu dalam membentuk pola pikir positif di kalangan penerima manfaat.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan penerima manfaat PKH di Desa Pucungbedug tidak hanya merasakan manfaat secara materi, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa syukur, etika, dan semangat berusaha. Kolaborasi lintas sektor antara penyuluh agama dan pendamping PKH menjadi langkah strategis dalam membentuk masyarakat yang berdaya secara ekonomi sekaligus berakhlak mulia. (rp, azd)

Skip to content