Banjarnegara – Prestasi membanggakan diraih oleh siswa MA Al Fatah Banjarnegara. Tijan Anwarullah, siswa kelas X berhasil meraih Juara 1 Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Banjarnegara. Perlombaan ini dilaksanakan pada Selasa, 13 Agustus 2025, bertempat di Pendopo Kecamatan Banjarnegara.
Kegiatan MTQ tingkat kecamatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari berbagai sekolah dan madrasah di wilayah Kecamatan Banjarnegara. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik dalam membaca Al-Qur’an dengan tajwid dan fashahah yang benar, serta suara yang merdu dan penghayatan makna ayat.
Tijan tampil memukau sejak awal hingga akhir penampilan. Dengan suara yang lantang namun lembut, penguasaan teknik yang matang dan penuh penghayatan, ia mampu memikat perhatian dewan juri dan hadirin. Penampilan tersebut mengantarkannya menjadi juara pertama, sekaligus berhak mewakili Kecamatan Banjarnegara pada ajang MTQ tingkat Kabupaten.
“Kemenangan ini berkat bimbingan guru, doa orang tua, dan usaha belajar yang sungguh-sungguh. Saya akan berlatih lebih keras lagi agar bisa memberikan hasil terbaik di tingkat kabupaten,” ujar Tijan dengan penuh semangat.
Pihak madrasah pun turut memberikan apresiasi tinggi atas prestasi ini. Kepala MA Al Fatah Banjarnegara, Fitri Muhlisoh menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian siswa didiknya. “Tijan adalah teladan bagi teman-temannya. Semoga di tingkat kabupaten nanti ia kembali meraih juara dan membawa nama baik madrasah serta kecamatan,” ungkapnya.
MTQ tingkat Kabupaten Banjarnegara dijadwalkan akan digelar dalam waktu dekat. Harapan besar tertuju pada Tijan untuk melanjutkan prestasinya dan mengharumkan nama Kecamatan Banjarnegara di ajang yang lebih tinggi.
Prestasi yang diraih Tijan Anwarullah adalah bukti bahwa kerja keras, doa, dan dukungan lingkungan dapat membawa seseorang menuju kesuksesan. Mari kita dukung generasi muda yang berjuang di bidang keagamaan, karena mereka bukan hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga menjadi penerus yang menjaga kemuliaan Al-Qur’an di tengah masyarakat. (DW)







