Banjarnegara (Humas) – MTs Negeri 1 Banjarnegara mengawali langkah penting dalam dunia akademik dengan mengikuti ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). Acara pembukaan berlangsung meriah di lapangan indoor MTs Negeri 2 Banjarnegara pada Jum’at (29/8) dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, H. Karsono.
Dalam kesempatan tersebut, tim OMI dari MTs Negeri 1 Banjarnegara yang terdiri atas peserta dari mapel Matematika, IPA, dan IPS hadir penuh semangat. Mereka didampingi langsung oleh kepala madrasah, H. Yatiman, serta salah satu guru pembimbing, Siti Mahfiroh. Kehadiran para siswa yang terpilih ini menjadi bukti kesungguhan madrasah dalam mencetak generasi berprestasi.
Dalam sambutannya, Dr. Karsono menegaskan pentingnya ajang OMI sebagai sarana menumbuhkan budaya kompetisi sehat di kalangan siswa madrasah.
“Melalui OMI, kita ingin menumbuhkan semangat kompetisi yang positif. Para siswa tidak hanya dituntut untuk unggul dalam akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan berjiwa sportif. Saya berharap MTs Negeri 1 Banjarnegara bisa menjadi teladan dengan prestasi yang membanggakan,” ungkapnya.
Ia juga memberikan motivasi khusus kepada peserta agar tidak takut bersaing.
“Jangan minder ketika bertemu dengan peserta dari madrasah lain. Yakinlah dengan usaha dan doa, kalian bisa meraih hasil terbaik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan rasa bangganya terhadap para siswa yang telah terpilih menjadi peserta OMI.
“Tim OMI ini adalah representasi dari kerja keras siswa, guru, dan seluruh keluarga besar MTs Negeri 1 Banjarnegara. Kami bangga karena anak-anak ini berani tampil membawa nama madrasah. Semoga ini menjadi momentum untuk mengasah potensi dan mental juara mereka,” ucap Yatiman.
Beliau juga menekankan bahwa partisipasi dalam OMI tidak semata-mata soal menang atau kalah.
“Yang terpenting adalah pengalaman berharga yang akan dibawa pulang, baik dalam hal pengetahuan maupun pembentukan karakter,” tegasnya.
Salah satu pembimbing OMI mapel IPS, Siti Mahfiroh, menyampaikan bahwa persiapan tim sudah dilakukan sejak beberapa minggu terakhir melalui bimbingan intensif.
“Kami berlatih rutin, membahas soal-soal prediksi, dan melatih strategi pengerjaan. Saya melihat anak-anak memiliki semangat yang tinggi. Harapan kami, apa yang mereka pelajari bisa diaplikasikan dengan baik saat kompetisi,” ujar Siti.
Ia menambahkan bahwa keikutsertaan siswa dalam OMI bukan hanya tentang raihan medali, melainkan juga membangun rasa percaya diri dan kemampuan berpikir kritis.
Dari peserta sendiri, tampak semangat dan optimisme tinggi menjelang lomba. Fakih Haidar, siswa kelas IX C unggulan Tahfiz yang mengikuti mapel Matematika, menyatakan rasa syukurnya bisa mewakili madrasah.
“Awalnya saya tidak menyangka akan terpilih. Tapi setelah melewati seleksi, saya jadi lebih percaya diri. Saya akan berusaha maksimal agar bisa memberikan hasil terbaik untuk madrasah dan orang tua,” tutur Fakih.
Sementara itu, dari cabang IPA, Tsaumi Hana mengaku termotivasi oleh dukungan guru dan teman-teman.
“Bagi saya, OMI bukan hanya lomba, tapi tantangan untuk membuktikan bahwa belajar IPA bisa menyenangkan. Saya ingin menginspirasi teman-teman agar tidak takut dengan sains,” ungkap Tsaumi dengan senyum semangat.
Sedangkan dari mapel IPS, Gaharu Oktavia menekankan bahwa dirinya ingin menjadikan kompetisi ini sebagai pengalaman berharga.
“Menjadi peserta OMI adalah kesempatan langka. Saya ingin menunjukkan bahwa siswa madrasah juga mampu bersaing dalam bidang ilmu pengetahuan sosial. Apapun hasilnya nanti, saya akan tetap bangga,” kata Gaharu.
Acara pembukaan OMI di MTs Negeri 1 Banjarnegara ditutup dengan doa bersama dan semangat kebersamaan seluruh peserta pembukaan. Dengan dukungan penuh dari pihak madrasah, guru pembimbing, dan doa orang tua, tim OMI MTs Negeri 1 Banjarnegara optimis mampu mencatatkan prestasi membanggakan.
Seperti disampaikan oleh Kepala Madrasah H. Yatiman, “Kami percaya, dengan kerja keras, doa, dan dukungan semua pihak, anak-anak bisa memberikan yang terbaik. Semoga mereka tidak hanya sukses di lomba, tapi juga sukses di masa depan.”
Dengan penuh semangat, tim OMI MTs Negeri 1 Banjarnegara siap berkompetisi, membawa misi besar untuk mengharumkan nama madrasah di tingkat nasional. (Lin/La)







