Banjarnegara – Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) merupakan program integrasi dari Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang berlangsung sejak 2012. Program ini dilaksanakan online secara nasional. OMI baru ada di tahun ini yang diselenggarakan Kementerian Agama RI. Program ini diikuti seluruh madrasah termasuk MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU). (10/9).
Diikuti ribuan peserta seluruh Kabupaten Banjarnegara, OMI Tingkat Kabupaten dilaksanakan pada tanggal 10 September diberbagai titik lokasi ujian. Yaitu MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo yang menjadi salah satu titik lokasi ujian OMI. Untuk tingkat Kecamatan Banjarnegara diikuti 30 peserta termasuk MIMAU mengirimkan 6 peserta, terdiri 3 peserta bidang matematika dan 3 peserta bidang IPAS. Pelaksanaan dibagi 3 sesi yaitu sesi 1 bidang IPAS, sesi 3 dan 4 bidang matematika. Pelaksanaan ujian dimulai pukul 07.30 sampai 17.30 di ruang kelas ujian.
Kepala Madrasah, Wahyul Khomisah menyampaikan pesan kepada peserta untuk semangat mengerjakan dan jujur dalam mengerjakan. “Kepada semua peserta OMI tetap semangat mengerjakan sampai tuntas ini waktunya kalian menunjukkan prestasi dan yang penting jujur dalam mengerjakan”, tegasnya saat pengarahan di ruang kelas ujian.
Dalam sambutannya, Pengawas Madrasah Kecamatan Banjarnegara,Vijanti Marzuqi memberikan arahan kepada peserta agar tidak terburu-buru dan saling memotivasi. “Kerjakan dengan teliti tida perlu terburu-buru gunakan waktu dengan baik, kalian semua adalah anak-anak hebat yang akan menorehkan preastasi”, sambutannya sebelum ujian dimulai
Tepat pukul 07.30 ujian dimulai sesi 1 bidamg IPAS dipandu oleh 1 proktor, semua mengerjakan dengan serius, hening, dan penuh semangat. Terlihat pula siswa MIMAU mengerjakannya dengan teliti, serius, dan antusias. Sesi 1 berakhir, lanjut sesi 2 sampai 3 semua siswa masih terlihat semnagat dalam mengerjakan.
Soal yang ujikan adalah integrasi antara keagamaan dan soal pelajaran sehingga peserta harus memahami pengetahuan keduannya. Setelah ujian selesai salah satu siswa MIMAU peserta OMI bidang matematika menyampaikan antusiasnya ketika mengikuti ujian. “Ujiannya menarik karena soal agama sama pelajaran jadi satu tapi aku Alhamdulillah senang bisa mengerjakan dengan lancar semoga bisa jadi juara”, ujar Faiq Baihaqi peserta OMI bidang matematika
OMI menjadi ajang yang bergengsi untuk madrasah karena baru diselenggarakan dengan soal yang sangat menarik. Ajang ini menjadi pacu prestasi para siswa khususnya siswa MIMAU yang ikut ujian OMI diharapkan mampu memacu prestasi setinggi-tingginya.(RF).







