Selangkah Lebih Maju Ciptakan Sekolah Peduli dan Suportif MTs Negeri 1 Banjarnegara Ikuti Orientasi P3LP (Pertolongan Pertama Pada Luka Psikologis)

Banjarnegara (Humas) – MTs Negeri 1 Banjarnegara menunjukkan komitmennya yang tinggi terhadap kesehatan mental peserta didik dengan menjadi salah satu sekolah terpilih untuk mengikuti Orientasi Pertolongan Pertama Pada Luka Psikologis (P3LP) di Sekolah Batch 2. Kegiatan penting ini merupakan tindak lanjut dari program nasional yang diinisiasi oleh UPTD Puskesmas Banjarnegara 1, sejalan dengan arahan dari Kementerian Kesehatan RI. (29/9)

MTs N 1 Banjarnegara memilih perwakilan Palang Merah Remaja (PMR) dan Guru Bimbingan Konseling (BK) untuk berpartisipasi dalam orientasi selama dua hari, yaitu pada Senin dan Selasa, 29 dan 30 September 2025. Para peserta ini secara khusus dipersiapkan untuk menjadi ‘First Aider’ atau garda terdepan di lingkungan sekolah. Tugas mereka adalah memberikan pertolongan dan dukungan psikologis dasar secara cepat dan tepat kepada siswa yang mengalami stres, trauma, atau permasalahan psikologis lainnya.

Kegiatan Digelar Kolektif di Masjid Sekolah meskipun materi orientasi diselenggarakan secara daring melalui Zoom dan Youtube oleh Puskesmas, partisipasi di MTs N 1 Banjarnegara dilaksanakan secara kolektif. Seluruh peserta berkumpul di Masjid Darul Ulum MTs N 1 Banjarnegara dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB selama dua hari. Dengan bimbingan langsung dari Guru BK yang bertindak sebagai Koordinator Kegiatan, suasana pembelajaran menjadi lebih terfokus dan interaktif.

Guru BK menyambut baik kesempatan ini. “Kami sangat bersyukur dan bangga terpilih menjadi bagian dari program P3LP ini. Kesehatan jiwa siswa adalah prioritas. Dengan melatih PMR dan Guru BK sebagai first aider, kami memastikan bahwa setiap siswa yang mengalami kesulitan psikologis akan segera mendapatkan pendampingan pertama yang penuh empati dan kepedulian di lingkungan yang aman,” ujar Hani.

Kegiatan diawali dengan dengan registrasi dan pemutaran video kesehatan jiwa mengawali acara. Setelah sesi pembukaan dan sambutan dari Direktur Sekolah Menengah Pertama dan Atas serta Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan.

Pengantar Program P3LP dan diinstruksikan untuk mengisi formulir P3LP melalui SIMKESWA. Fokus materi inti hari itu dimulai dengan Literasi Kesehatan Jiwa yang disampaikan oleh Diana Setiyawati Psikolog, dilanjutkan dengan pembahasan mendalam mengenai Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP): Dasar dan Prinsip P3LP oleh Wulan Nur Jatmika.  Di sesi selanjutnya, peserta dibekali pengetahuan praktis tentang

Menjadi First Aider di Lingkungan Sekolah oleh Nurul Kusuma Hidayati Psikolog. Sesi ditutup dengan diskusi dan tanya jawab di setiap materi, serta pemaparan mengenai Praktik Baik P3LP di Sekolah yang mengambil contoh dari SMP Negeri 9 Kota Depok. Seluruh rangkaian kegiatan hari pertama ini memperkuat kesiapan MTs N 1 Banjarnegara dalam menciptakan lingkungan madrasah yang peduli terhadap kesehatan mental siswa.

Alin menceritakan pengalamanya selama mengikuti kegiatan orientasi P3LP tersebut menurutnya “.. kegiatan ini menmbah pengetahuan banget, banyak hal tantang kesehatan jiwa yang saya ketahui dari orientasi tersebut, kita juga diajarkan untuk tidak mendiskriminasi mereka yang memiliki masalah kesehatan jiwa. Di sekolah kita harus peka juga terhadap apa yang dialami oleh teman, terutama perubahan-perubahan emosi.”

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan praktis PMR dan Guru BK, tetapi juga membantu mengurangi stigma terhadap masalah kesehatan mental di kalangan pelajar MTsN 1 Banjarnegara. Setelah menyelesaikan orientasi, para peserta berhak mendapatkan sertifikat resmi dari P3LP SMKESWA Kemenkes, menandakan kesiapan sekolah dalam mendukung lingkungan belajar yang sehat secara mental dan emosional. (Han/La)

Skip to content