Keluarga Maslahat, Generasi Hebat: KUA Kalibening Gelar Pembinaan di TPQ Ar-Rohman Kalibombong

Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibening kembali menggelar Gerakan Keluarga Maslahat (GKM) sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat ketahanan dan keharmonisan keluarga masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di TPQ Ar-Rohman Desa Kalibombong pada Rabu (15/10), dimulai pukul 15.00 WIB hingga selesai.

Acara diikuti oleh para wali santri TPQ Ar-Rohman dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Kalibening, Sugeng Mulyadi, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk generasi berakhlak dan berdaya.

“Gerakan Keluarga Maslahat bukan sekadar program, tetapi gerakan moral dan spiritual untuk menguatkan nilai-nilai keagamaan di tengah keluarga. Keluarga yang harmonis, rukun, dan berlandaskan iman akan melahirkan generasi yang kuat dan berakhlakul karimah,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Tim Penyuluh Agama Islam KUA Kalibening, yaitu Laeli Maria Ulfah dan Ngudi Rahayu, yang mengupas tema “Penerapan Gerakan Keluarga Maslahat dalam Kehidupan, Strategi Pengelolaan Keuangan yang Berkah, dan Parenting Islami.”

Dalam pemaparannya, Laeli Maria Ulfah menjelaskan bahwa penerapan nilai-nilai maslahat dalam keluarga harus dimulai dari hal-hal sederhana. “Keluarga maslahat dibangun dari sikap saling menghargai, saling mendukung, dan mampu mengelola masalah dengan komunikasi yang baik. Ketika rumah tangga dikelola dengan nilai Islam, maka kedamaian akan selalu hadir di dalamnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ngudi Rahayu memberikan penekanan pada pentingnya strategi pengelolaan keuangan yang berkahdan parenting Islami. Ia mengingatkan bahwa rezeki yang berkah lahir dari kejujuran dan kesederhanaan. “Hidup hemat bukan berarti kekurangan, tapi kemampuan mengatur agar rezeki bermanfaat. Dalam mendidik anak pun, kita perlu menjadi teladan dalam akhlak, ibadah, dan kesabaran,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, interaktif, dan inspiratif. Para wali santri aktif berdiskusi serta berbagi pengalaman seputar pengasuhan dan pengelolaan keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ditutup dengan doa bersama, dipimpin oleh salah satu penyuluh, memohon kepada Allah SWT agar seluruh peserta dikaruniai keluarga yang bahagia, rukun, dan maslahat.

Melalui kegiatan ini, KUA Kalibening menegaskan perannya sebagai pelopor penguatan ketahanan keluarga berbasis nilai-nilai Islam, yang diharapkan mampu menjadi fondasi masyarakat yang sejahtera dan religius. 

(wha/ azd)

Skip to content