Penyuluh Agama Islam Pandanarum Perkuat Sinergi Pendidikan Keluarga Lewat Rencana MoU dengan TK se-Kecamatan

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pandanarum kembali menggerakkan langkah strategis dalam memperkuat pembinaan keagamaan di lingkungan keluarga melalui perundingan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kepala Sekolah TK se-Kecamatan Pandanarum. Program yang telah dimulai sejak Juni 2025 ini dilanjutkan kembali karena tingginya antusiasme para wali siswa yang selama ini mengikuti penyuluhan saat menunggu putra-putri mereka di sekolah. (21/1/2026)

Penyuluhan keagamaan tersebut secara khusus ditujukan kepada para wali siswa, dengan memanfaatkan waktu tunggu di lingkungan TK/PAUD sebagai ruang edukasi yang positif dan bermanfaat. Materi yang disampaikan berfokus pada penguatan peran orang tua dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan, akhlak mulia, serta pembiasaan sikap Islami di lingkungan keluarga.

Pada kesempatan ini, Yulis selaku salah satu Penyuluh Agama Islam Pandanarum berkesempatan bersilaturahmi ke TK PAUD Mentari Beji Wetan. Dalam pertemuan tersebut, Yulis menyampaikan maksud dan tujuan rencana kerja sama, sekaligus menjelaskan konsep penyuluhan yang menyasar wali siswa sebagai sasaran utama kegiatan. Rencana tersebut disambut dengan baik oleh Kepala TK PAUD Mentari Beji Wetan.

Yani selaku Kepala TK PAUD Mentari Beji Wetan menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap rencana penyuluhan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para wali siswa, terutama dalam memberikan bekal pengetahuan keagamaan dan penguatan pola asuh di rumah. 

“Kehadiran penyuluh agama di lingkungan sekolah dapat membantu orang tua lebih memahami perannya dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara seimbang antara pendidikan umum dan nilai-nilai keagamaan. Semakin sering intensitas penyuluhan, semakin terbekali pula para wali siswa dalam mendidik buah hatinya”. Ungkapnya

Melalui kerja sama ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Penyuluh Agama, Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini, dan orang tua siswa dalam membangun lingkungan keluarga yang religius, harmonis, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. 

(ev/azd)