Banjarnegara – Madrasah kembali melaksanakan upacara bendera rutin hari Senin di halaman sekolah dengan tertib dan khidmat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, serta tenaga kependidikan sebagai bentuk pembiasaan sikap disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air. Sejak pagi, peserta upacara telah berbaris rapi dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan.(26/1)
Pada upacara kali ini, Wahid bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menyampaikan pesan penting tentang arti kebersamaan dan kekompakan dalam membangun sekolah maupun lembaga pendidikan. Menurutnya, keberhasilan dan kemajuan sebuah sekolah tidak dapat dicapai secara individual, melainkan melalui kerja sama yang solid antar seluruh warga sekolah.
“Sekolah atau lembaga yang dibangun dengan kebersamaan dan kekompakan akan lebih mudah mencapai kesuksesan. Jika guru, siswa, dan seluruh warga sekolah saling mendukung dan berjalan searah, maka tujuan bersama akan lebih cepat tercapai,” ujar Wahid dalam amanatnya.
Lebih lanjut, Wahid juga mengingatkan para siswa untuk terus menjaga sikap saling menghormati, tolong-menolong, serta mematuhi aturan sekolah. Ia menekankan bahwa kebiasaan baik yang ditanamkan sejak dini akan membentuk karakter siswa di masa depan.
Petugas upacara pada hari Senin ini dipercayakan kepada siswa kelas 3 muslimah. Dengan bimbingan guru, para siswa melaksanakan tugas sebagai pemimpin upacara, pengibar bendera, pembaca Pancasila, pembaca UUD 1945, hingga petugas doa. Meskipun masih berada di jenjang kelas rendah, mereka mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan percaya diri.
Mufida Fatma, selaku pendamping, memberikan apresiasi atas penampilan siswa kelas 3 sebagai petugas upacara. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat untuk melatih mental, kedisiplinan, serta rasa percaya diri siswa sejak usia dini.
“Melalui kegiatan upacara dan keterlibatan sebagai petugas, siswa belajar bertanggung jawab, bekerja sama, dan berani tampil di depan umum. Ini merupakan bagian penting dari pembentukan karakter anak,” tuturnya.
Upacara bendera rutin hari Senin diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum pembinaan karakter bagi siswa. Melalui kegiatan ini, madrasah berkomitmen untuk terus menanamkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, serta semangat kebangsaan kepada seluruh peserta didik sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.(nas)
