Bekali Pola Asuh Islami, Penyuluh KUA Pagentan Bedah Kewajiban Orang Tua di Majelis Darul Ilmi

Banjarnegara (Humas) – Dalam upaya memperkuat pondasi ketahanan keluarga di era digital, Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kecamatan Pagentan, Sutrisno, menggelar bimbingan kepenyuluhan di Majelis Darul Ilmi Purbasana, Desa Pagentan, pada Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh sedikitnya 25 jamaah yang mayoritas merupakan orang tua dan tokoh masyarakat setempat.

Mengangkat tema “Kewajiban Orang Tua terhadap Anaknya,” Sutrisno menekankan bahwa peran orang tua bukan sekadar mencukupi kebutuhan materi, melainkan tanggung jawab moral dan spiritual yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt. Beliau merinci tiga pilar utama kewajiban orang tua: memberikan nama yang baik, mendidik dengan adab dan ilmu agama, serta membantu mereka menemukan pasangan yang saleh/salehah.

Dalam penyampaiannya, Sutrisno mengingatkan agar orang tua menjadi teladan (uswatun hasanah) sebelum memerintah anak.

“Anak adalah amanah sekaligus investasi akhirat bagi kita. Di zaman yang penuh tantangan ini, orang tua tidak boleh kalah saing dengan gawai (gadget). Kita harus hadir secara fisik dan batin untuk menanamkan akidah yang kuat agar mereka tidak goyah oleh arus zaman,” ujar Sutrisno di sela-sela paparannya.

Kegiatan bimbingan ini berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab mengenai tantangan mendidik anak remaja. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi hangat mengenai cara menyikapi perbedaan pendapat antara orang tua dan anak dalam perspektif Islam.

Kepala Majelis Taklim Darul Ilmi, Isnaeni Salamah, menyambut baik kehadiran penyuluh agama di tengah-tengah jamaahnya. Menurutnya, edukasi seperti ini sangat dibutuhkan agar para orang tua memiliki panduan praktis dalam mendidik anak sesuai syariat.

“Kami sangat berterima kasih kepada KUA Pagentan, khususnya Bapak Sutrisno, yang telah memberikan pencerahan. Ilmu ini sangat bermanfaat agar kami tidak salah langkah. Harapannya, kegiatan bimbingan rutin seperti ini terus berlanjut agar kualitas pendidikan agama di lingkungan keluarga kami semakin meningkat,” ungkap Isnaeni Salamah.

Acara yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan keluarga besar masyarakat Desa Pagentan. Melalui bimbingan ini, KUA Pagentan berkomitmen untuk terus proaktif hadir di tengah masyarakat guna mewujudkan generasi yang cerdas dan berakhlakul karimah. 

(3S/azd)