Banjarnegara – Kegiatan Khotmil Qur’an dan Imtihan TKQ-TPQ I’Anatul Fattah 1 dan 2 ke-29 berlangsung dengan lancar, khidmat, dan penuh hikmah. Acara yang digelar di Pondok Pesantren Yaqutun Nafis, Banjarnegara, ini diikuti oleh 54 peserta, dengan 30 di antaranya merupakan siswa MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA).(1/2)
Sejak pagi hari, suasana pesantren dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an dan raut wajah haru para santri, guru, serta orang tua. Prosesi khotmil Qur’an dan imtihan menjadi momentum penting sebagai tanda keberhasilan santri dalam menempuh pendidikan Al-Qur’an, sekaligus bentuk syukur atas proses panjang belajar membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Kepala MI Al Fatah Parakancanggah, Durotun Nafisah, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas partisipasi besar siswa MIFABARA dalam kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, 30 anak MIFABARA dapat mengikuti khotmil Qur’an dan imtihan tahun ini. Ini bukan hanya pencapaian akademik keagamaan, tetapi juga bukti kesungguhan anak-anak, dukungan orang tua, serta peran guru dalam menanamkan cinta Al-Qur’an sejak dini,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi penguat karakter religius siswa, sejalan dengan visi madrasah dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Salah satu guru TPQ I’Anatul Fattah, Shafilla juga mengungkapkan rasa haru melihat perjuangan para santri.
“Proses belajar mereka tidak instan. Ada ketekunan, kesabaran, dan kedisiplinan yang dilalui. Melihat anak-anak mampu menyelesaikan tahapan ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ungkapnya.
Tak hanya guru, para orang tua pun turut merasakan kebahagiaan mendalam. Salah satu wali santri menyampaikan rasa syukur atas pencapaian putra-putrinya.
“Kami sangat terharu dan bersyukur. Semoga ilmu Al-Qur’an yang dipelajari menjadi bekal dunia dan akhirat,” ujarnya.
Kegiatan khotmil Qur’an dan imtihan ini diharapkan mampu memotivasi santri untuk terus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta menjadi langkah awal dalam membentuk generasi Qur’ani yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah. (nas)
