Banjarnegara – Kwartir Ranting (Kwarran) Banjarnegara rutin mengadakan Persari (Pertemuan Pramuka Siaga Satu Hari) untuk membentuk karakter, kemandirian, dan kedisiplinan sejak dini. Kegiatan ini melibatkan pangkalan SD/MI, dengan fokus aktivitas edukatif, permainan kelompok, dan sosialisasi di lingkungan pangkalan atau tempat terbuka. Tujuan diadakannya Persari kwaran yaitu melatih mental, kemandirian, tanggung jawab, dan mempererat persaudaraan antar-Siaga. Kegiatan ini menjadi ajang penting bagi Siaga untuk berinteraksi dan belajar dalam suasana yang menyenangkan dan mendidik.
Kegiatan Persari kwaran meliputi permainan tradisional, ketangkasan, dan materi keagamaan/sosial. Dengan uraian kegiatannya yaitu Upacara pembukaan, permainan besar, ketangkasan lambotangkang, membuat hasta karya (hiasan dinding dari cutton bud), tukar kado, terakhir apel penutupan.
Dengan diikuti oleh pramuka Siaga dari berbagai pangkalan SD/MI di wilayah Kwarran Banjarnegara. Kegiatan ini dilakukan sebagai program rutin untuk penyegaran materi dan aksi sosial, contohnya pada Sabtu akhir pekan lalu di SDN 1 Sokanandi, Banjarnegara. (24/1)
Sedikitnya diikuti delapan pangkalan gugus depan gerakan Pramuka Siaga se Kwarran Kecamatan Banjarnegara mengikuti Perkemahan Sehari (Persari) yaitu SD 1 Sokanandi, SD 1 Parakancanggah, SD 2 Parakancanggah, SD 3 Parakancanggah, SD IP Tunas Bangsa, SD 4 Sokanandi, MI Al Fatah, dan MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU).
Berjumlah 21 peserta dengan 9 putri dan 12 putra dari MIMAU datang mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat juang yang tinggi. Dimulai pukul 07.30 wib hingga usai pukul 11.30 wib peserta MIMAU dapat mengikuti dengan tertib, lancar dan sesuai aturan yang ditetapkan.
“Kegiatan ini merupakan satu program yang sudah direncanakan oleh Kwarran Banjarnegara. Kita bisa melihat para peserta ini mengikuti berbagai mata acara dengan menyenangkan dan gembira,” kata Taufiq ketua panitia atau dalam hal ini koordinator kegiatan dari SD N 3 Parakancanggah.
Sementara itu, Wahyul Khomisah selaku kepala MIMAU mengatakan, Persari merupakan satu kegiatan tatap muka gerakan Pramuka yang sangat bermanfaat.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang baik ini. Kegiatan Kepramukaan memberikan kesempatan kepada semua anggota untuk memupuk rasa cinta tanah air, melatih keterampilan dan ketangkasan. Sehingga ini akan menjadi modal yang sangat berharga bagi anak-anak dalam meraih masa depan gemilang,” kata Yul panggilan akrab beliau dihadapan peserta dan pendamping MIMAU sebelum berangkat ke lokasi pelaksanaan.
Dikatakannya, kegiatan ini juga bisa menjadi motivasi bagi anak untuk lebih giat belajar dan berlatih sehingga kreativitas mereka akan tumbuh kembang dengan baik sesuai dengan usianya.
Apalagi, dalam kegiatan Persari ini juga dilakukan sebagai serangkaian kegaitan menuju uji syarat Pramuka siaga garuda yang akan dilaksanakan akhir Januari mendatang. Harapannya, kegiatan Pramuka dalam kembali berjalan dengan baik sebagai wujud dari pembinaan generasi muda dalam pengembangan dan membangun karakter anak bangsa. (NF)
