Banjarnegara – Monev (monitoring dan evaluasi) adalah proses pengawasan berkelanjutan dan penilaian sistematis terhadap kinerja, administrasi, serta proses pembelajaran yang dilakukan guru di sekolah. Tujuannya adalah memastikan pembelajaran sesuai standar, mengidentifikasi kendala, dan meningkatkan kompetensi guru. Monev sering melibatkan observasi kelas, wawancara, dan pemeriksaan perangkat ajar oleh pengawas atau kepala madrasah. MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) melaksanakan monev setiap pekan yang sudah terjadwal oleh kepala madrasah. Karena padatnya kegiatan kemadrasahan di bulan Januari maka di semester 2 pada tahun ajaran 2025/ 2026 ini dimulailah lagi pada pekan pertama dibulan Februari yang dilaksanakan Senin lalu. (2/2)
Kegiatan supervisi ini difokuskan pada peninjauan kelengkapan administrasi tenaga pendidik yang berlangsung di ruang kepala madrasah. Hadir Wahyul Khomisah selaku kepala madrasah yang akan memonitoring dan mengevaluasi guru yaitu Nuri Fatimah, Nurul Khikmah, Anisa Nur Azizah, yang merupakan jadwal pekan pertama di setiap bulanannya.
Monev diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan pada madrasah tersebut, baik yang sudah sertifikasi maupun yang masih wiyata bhakti. Diungkapkan Wahyul dalam arahanya bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melakukan penilaian atas kinerja Bapak/ Ibu Pendidik dan tenaga kependidikan sebagai upaya dalam meningkatkan mutu pengajaran dan pembelajaran di MIMAU.
“Monev dilaksanakan ini tujuannya untuk mengecek kelengkapan administrasi dan memastikan pembelajaran sesuai standar, mengidentifikasi kendala, dan meningkatkan kompetensi guru agar ke depannya lebih baik lagi, tertib, disiplin dalam menyelesaikan tugas- tugas yang sudah diberikan sesuai dengan tanggung jawab masing-masing,” ucap Yul sapaan akrab kepala MIMAU tersebut.
Agenda monitoring dan evaluasi ini memiliki tujuan utama untuk memastikan dan memverifikasi bahwa seluruh administrasi pembelajaran dewan guru telah disusun secara lengkap, sistematis, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku, terutama bagi guru yang telah menerima sertifikasi, juga sebagai bagian dari mekanisme penjaminan mutu pendidikan di madrasah.
Pelaksanaan Monev berlangsung secara terstruktur. Tim monev melakukan penelaahan dan verifikasi langsung terhadap berkas-berkas administrasi guru, yang mencakup perangkat ajar (seperti RPP/ Modul Ajar), instrumen penilaian, dan dokumen pendukung proses belajar mengajar lainnya.
Selama proses pemeriksaan, tim monev juga memberikan masukan serta arahan konstruktif kepada para guru. Kegiatan ini diharapkan dapat mengidentifikasi area yang memerlukan peningkatan dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan berkelanjutan, demi tercapainya kualitas pembelajaran yang optimal di MIMAU.
“Kami berharap pembelajaran lebih meningkat lagi, lebih variative serta menngunakan media dan metode pembelajaran yang menyenangkan. Semoga tetap dan terus menjadi guru yang selalu mau berubah demi peningkatan kualitas madrasah,”. (NF)
