Tingkatkan Kualitas Ibadah, Penyuluh KUA Pagentan Bekali Jamaah Majelis Taklim Al-Hidayah Sambut Ramadan

Banjarnegara (Humas) – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari, Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kecamatan Pagentan, Sutrisno, melaksanakan kegiatan bimbingan dan kepenyuluhan kepada jamaah Majelis Taklim Al-Hidayah di Desa Gumingsir pada Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh sedikitnya 45 peserta yang didominasi oleh ibu-ibu warga setempat.

Mengangkat tema “Siapkan Iman Untuk Ramadan”, Sutrisno menekankan pentingnya persiapan spiritual (ruhiyah) agar ibadah puasa tidak sekedar menjadi rutinitas tahunan menahan lapar dan dahaga. Menurutnya, iman adalah mesin penggerak utama dalam menjalankan ketaatan di bulan mulia tersebut.

Dalam penyampaiannya, Sutrisno menjelaskan bahwa persiapan menyambut Ramadan harus dilakukan secara komprehensif, mulai dari pembersihan hati hingga pendalaman fikih puasa.

“Ramadan adalah tamu agung yang membutuhkan penyambutan luar biasa. Kita tidak bisa masuk ke sana dengan hati yang masih dipenuhi penyakit atau rasa malas. Menyiapkan iman berarti menguatkan niat dan membekali diri dengan ilmu, agar setiap sujud dan puasa kita memiliki nilai di sisi Allah Swt,” ujar Sutrisno di hadapan para jamaah yang antusias menyimak.

Beliau juga menambahkan bahwa persiapan fisik tetap perlu dijaga, namun kekuatan imanlah yang akan menjaga konsistensi seseorang untuk tetap istiqamah dalam melakukan tadarus Al-Qur’an dan shalat tarawih hingga akhir bulan.

Kehadiran penyuluh dari KUA Pagentan ini mendapat sambutan hangat dari pengurus dan anggota Majelis Taklim Al-Hidayah. Ketua Majelis Taklim, Ibu Sulastri, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bimbingan rutin yang diberikan oleh pihak KUA, khususnya dalam memberikan motivasi menjelang bulan puasa.

“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Pak Sutrisno. Penjelasannya mudah diterima dan sangat menyentuh. Dengan bekal ini, kami ibu-ibu di Desa Gumingsir merasa lebih siap dan bersemangat untuk menyongsong Ramadan dengan kegiatan yang lebih produktif dan religius,” ungkap Sulastri.

Kegiatan yang berlangsung di serambi masjid ini diakhiri dengan sesi tanya jawab seputar problematika ibadah sehari-hari dan doa bersama untuk keselamatan serta kelancaran ibadah di bulan Ramadan mendatang. Melalui kegiatan ini, KUA Pagentan berharap masyarakat semakin religius dan memiliki pemahaman agama yang moderat serta mendalam. 

(3S/azd)