Banjarnegara — Semangat berpuasa tidak menyurutkan langkah siswa kelas VI MI Miftahul Mubtadi’in (MI MIMUB) dalam menghadapi tantangan akademik. Pada Senin (2/3/2026), sebanyak 28 siswa mengikuti Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di madrasah tersebut.
Simulasi ini menjadi pengalaman baru bagi para siswa. Pasalnya, pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan serupa belum pernah diadakan. Pelaksanaan simulasi direncanakan berlangsung selama dua hari sebagai bentuk persiapan menghadapi TKA yang sesungguhnya.
Sejak pagi hari, para siswa tampak hadir dengan penuh antusias meskipun sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Mereka tetap fokus dan berusaha mengikuti setiap tahapan ujian berbasis komputer tersebut. Namun, pelaksanaan hari pertama tidak sepenuhnya berjalan mulus. Beberapa siswa sempat mengalami kendala saat proses login.
Fiarenza, salah satu peserta, mengungkapkan pengalamannya, “Kendalanya dari tadi belum bisa masuk, tidak tahu kenapa.” Kendala teknis ini sempat membuat suasana ruang ujian sedikit tegang.
Menurut Arief selaku proktor ujian, gangguan tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh tingginya lalu lintas (traffic) jaringan pada hari pertama pelaksanaan simulasi. “Biasanya pada hari pertama, akses masuk cukup padat sehingga siswa mengalami kesulitan saat login,” jelasnya.
Meskipun demikian, berkat kesabaran siswa serta pendampingan dari panitia dan proktor, simulasi hari pertama akhirnya dapat diselesaikan dengan baik. Para siswa tetap menunjukkan sikap tenang dan tidak menyerah menghadapi hambatan teknis yang ada.
Kepala madrasah berharap, pelaksanaan simulasi di hari kedua dapat berjalan lebih lancar tanpa kendala berarti. Dengan adanya simulasi ini, diharapkan siswa semakin siap, percaya diri, dan terbiasa dengan sistem ujian berbasis komputer.
Puasa bukanlah penghalang untuk berprestasi. Justru di bulan penuh berkah ini, semangat belajar siswa MI MIMUB semakin terpancar dan menginspirasi. (rs)
