Penyuluh Agama Banjarnegara Berikan Penyuluhan Keagamaan bagi Peserta PKH Sokanandi

Banjarnegara (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kabupaten Banjarnegara, Sulistiyo, melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Sokanandi pada Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh puluhan ibu-ibu peserta PKH yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Penyuluhan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas spiritual serta kesejahteraan keluarga melalui pembinaan keagamaan. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara Penyuluh Agama Islam dengan pendamping PKH di tingkat kecamatan.

Dalam penyampaiannya, Sulistiyo menekankan pentingnya ketahanan keluarga, rasa syukur, serta pola asuh anak yang baik sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan penyuluhan ini rutin dilaksanakan oleh penyuluh agama Islam Banjarnegara bekerja sama dengan pendamping PKH setempat, sehingga para penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan sosial dari pemerintah, tetapi juga mendapatkan pembinaan spiritual dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan beberapa materi utama, di antaranya penguatan mental spiritual, terutama mengenai pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi keluarga.

Selain itu, penyuluh juga memberikan edukasi praktis mengenai pentingnya kejujuran, rasa syukur, serta sikap mandiri agar bantuan yang diterima dapat membawa keberkahan bagi keluarga.

Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi dialog dan konsultasi, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari pendidikan anak hingga praktik ibadah sehari-hari.

Salah satu peserta, Siti, mengungkapkan bahwa kehadiran penyuluh agama dalam pertemuan rutin PKH memberikan suasana yang berbeda dan menambah semangat bagi para peserta.

“Kami tidak hanya membahas bantuan materi, tetapi juga diingatkan untuk selalu bersyukur dan menjaga ibadah agar hati lebih tenang,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara penyuluh agama dan program pemberdayaan masyarakat seperti PKH dapat terus berjalan. Dengan bekal spiritual yang kuat, para KPM diharapkan memiliki mental yang lebih tangguh dan mampu membangun kemandirian ekonomi bagi keluarga di masa mendatang.

Skip to content