Banjarnegara (Humas) – Pengajian Majelis Taklim (MT) Ar Rozak Desa Sikumpul diikuti oleh 45 jamaah pada Senin (20/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari penyuluhan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalibening dalam rangka memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga kualitas ibadah setelah bulan Ramadan.
Materi pengajian disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Susmiyati dengan tema “Yang Harus Dilakukan dan Dihindari oleh Kaum Muslimin Setelah Ramadan”. Tema ini dipilih sebagai pengingat bagi jamaah agar tidak mengalami penurunan semangat ibadah setelah berakhirnya bulan suci.
Dalam penyampaiannya, Susmiyati menegaskan bahwa ada beberapa amalan yang perlu terus dijaga, seperti salat tepat waktu, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengingatkan agar umat Islam menjauhi perilaku yang dapat merusak nilai ibadah, seperti lalai dalam salat, berkata tidak baik, dan kembali pada kebiasaan buruk sebelum Ramadan.
“Setelah Ramadan, kita diuji untuk tetap istiqamah dalam menjalankan ibadah dan menjaga diri dari hal-hal yang dapat mengurangi nilai kebaikan,” ungkapnya.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa keberhasilan seseorang dalam menjalani Ramadan dapat dilihat dari perubahan sikap setelahnya. Jika seseorang mampu menjadi lebih baik, maka itulah tanda bahwa ibadahnya memberikan dampak positif.
Pengajian berlangsung dengan suasana yang hangat dan penuh perhatian dari para jamaah. Antusiasme peserta terlihat dari keseriusan dalam menyimak materi hingga akhir kegiatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan jamaah MT Ar Rozak Desa Sikumpul mampu menjaga konsistensi ibadah serta menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. KUA Kalibening terus berkomitmen menghadirkan penyuluhan yang bermanfaat dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
(wha/azd)







