Banjarnegara (Humas) – Meneladani kepemimpinan Rasulullah SAW tidak hanya tugas para pemimpin. Ibu-ibu di tingkat RT pun punya peran besar mewujudkan desa yang berkah, aman, dan rukun.
Hal itu disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rakit, Endah Widyawati saat memberikan penyuluhan di Majelis Taklim Mar’atus Sholihah Desa Bandingan RT 01 RW 04, di rumah Siti Aisyah, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan yang dihadiri puluhan ibu majelis taklim itu mengusung tema “Meneladani Kepemimpinan Nabi untuk Desa yang Berkah”. Suasana berlangsung hangat dengan diskusi dan tanya jawab.
Dalam materinya, Endah Widyawati mengupas 4 sifat utama Nabi Muhammad SAW: Shiddiq, Amanah, Tabligh, Fathonah. “Nabi itu pemimpin yang jujur. Shiddiq. Di rumah, ibu adalah pemimpin bagi anak. Mari mulai dari kejujuran kecil, tidak bohong walau bercanda” ujarnya.
“Amanah artinya bisa dipercaya. Menjaga harta tetangga, menjaga rahasia, dan menunaikan tugas PKK dengan ikhlas itu bagian dari amanah,” lanjutnya.
Penyuluh KUA Rakit ini juga menekankan sifat Tabligh atau menyampaikan kebenaran dengan cara bijak. “Kalau ada tetangga berselisih, jadi penengah yang baik. Sampaikan yang haq dengan lemah lembut, jangan memicu ghibah,” pesannya.
Terakhir, Fathonah atau cerdas. Menurutnya, ibu cerdas akan mampu mengelola keuangan keluarga, mendidik anak, dan ikut memajukan kegiatan desa.
Ketua Majelis Taklim Mar’atus Sholihah, Adminah, mengapresiasi materi tersebut. “Ilmunya sangat membumi. Kami jadi paham, jadi pemimpin itu dimulai dari rumah. InsyaAllah kami akan amalkan di RT 01 ini,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan selawatt dan doa bersama agar Desa Bandingan menjadi desa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Para peserta juga berkomitmen mengaktifkan kembali ronda, bank sampah, dan pengajian keliling.
(SN/azd)
