Banjarnegara (Humas) – Keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk berputus asa. Setiap
kesulitan pasti disertai dengan kemudahan dan jalan keluar, selama manusia mau bersyukur,
berikhtiar, dan bertawakal kepada Allah SWT.
Pesan tersebut disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rakit,
Sodikin, dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan di PKH Kelompok C Desa Situwangi RT 02
RW 02 yang didampingi oleh Wahyu Haryadi pada Rabu (14/10/2016).
Kegiatan ini dilaksanakan di rumah Sukiyem. Sodikin mengusung tema “Atasi Keterbatasan
Ekonomi”. Tema ini dipilih untuk memberikan motivasi kepada Keluarga Penerima Manfaat
(KPM) agar tidak terpuruk dengan kondisi ekonomi yang terbatas.
“Allah berfirman dalam QS. At-Thalaq ayat 2-3, barang siapa bertakwa kepada Allah, maka
Allah akan memberikan jalan keluar dan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Kunci
mengatasi keterbatasan ekonomi adalah takwa,” ujar Sodikin.
Dalam kajiannya, Sodikin menjelaskan tiga langkah untuk mengatasi keterbatasan ekonomi.
Pertama, perbaiki niat dan perkuat syukur. “Syukuri berapa pun rezeki yang Allah titipkan. Allah
berjanji dalam QS. Ibrahim ayat 7, jika kamu bersyukur, maka Allah akan menambah nikmatmu.
Hati yang pandai bersyukur akan merasa cukup, meski ekonomi terbatas” jelasnya.
Kedua, kerja keras, cerdas, dan jujur. “Jangan gengsi dengan usaha kecil. Rasulullah
mengajarkan bahwa sebaik-baik rezeki adalah hasil kerja keras tangan sendiri. Mulailah dari
yang kecil, yang penting halal dan jujur. Kejujuran adalah modal utama rezeki berkah”
terangnya.
Ketiga, kelola keuangan dan hindari jeratan utang riba. “Bedakan antara kebutuhan dan
keinginan. Dahulukan kebutuhan pokok, sisihkan untuk menabung, dan hindari utang konsumtif,
pinjaman daring, serta judi daring yang merusak ekonomi keluarga. Hidup sederhana akan
membawa ketenangan” tegasnya.
Pendamping PKH, Wahyu Haryadi, menyambut baik materi tersebut. Menurutnya, materi ini
sangat relevan dengan kondisi KPM saat ini.
“Materi ini membangkitkan semangat KPM. Mereka jadi sadar bahwa keterbatasan ekonomi bisa
diatasi dengan ikhtiar, syukur, dan pengelolaan yang cerdas,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar KPM Kelompok C Desa Situwangi diberikan rezeki
yang halal, berkah, dan semangat untuk bangkit dari keterbatasan ekonomi.
(n/azd)
