Banjarnegara – Komitmen MAN 2 Banjarnegara untuk menjadi madrasah yang peduli lingkungan semakin diperkuat melalui sesi Sosialisasi Program Adiwiyata (Green School) dalam rangkaian Rapat Kerja (Raker) Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung pada Senin. (23/6)
Sesi penting ini menghadirkan Ibu Meylani, seorang Pengawas Lingkungan Hidup Madya dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) Kabupaten Banjarnegara, sebagai narasumber. Beliau memberikan pemaparan komprehensif mengenai konsep, implementasi, dan manfaat dari Program Adiwiyata, yang bertujuan untuk menciptakan sekolah berbudaya lingkungan.
Dalam paparannya, Ibu Meylani menekankan bahwa Program Adiwiyata bukan hanya sekadar program fisik berupa penanaman pohon atau pengelolaan sampah, tetapi juga tentang pembentukan karakter warga madrasah yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Hal ini mencakup integrasi pendidikan lingkungan dalam kurikulum, pengelolaan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan, serta partisipasi aktif seluruh warga madrasah.
“Madrasah Adiwiyata adalah madrasah yang berhasil mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” jelas Ibu Meylani. Beliau juga memaparkan berbagai indikator dan tahapan yang harus dilalui oleh madrasah untuk mencapai predikat Adiwiyata, mulai dari tingkat Kabupaten hingga Nasional.
Peserta Raker yang terdiri dari unsur pimpinan, guru, dan staf MAN 2 Banjarnegara antusias mengikuti sesi ini. Diskusi interaktif terjalin, menunjukkan tingginya minat dan komitmen madrasah dalam mengimplementasikan program lingkungan. Diharapkan, sosialisasi ini dapat menjadi bekal kuat bagi panitia Raker dalam menyusun program kerja tahunan yang lebih terintegrasi dengan aspek lingkungan, menjadikan MAN 2 Banjarnegara sebagai contoh madrasah hijau yang berwawasan lingkungan.
Kepala MAN 2 Banjarnegara, Bapak H. Prihantoro Achmad, menyampaikan apresiasinya atas materi yang disampaikan. “Sosialisasi Adiwiyata ini sangat penting sebagai panduan kita dalam merumuskan program madrasah ke depan. Kami bertekad menjadikan MAN 2 Banjarnegara sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam akademik dan karakter Islami, tetapi juga menjadi pelopor dalam kepedulian lingkungan,” tegasnya.
Dengan dukungan dari DPKPLH dan semangat seluruh warga madrasah, MAN 2 Banjarnegara optimistis dapat meraih predikat Adiwiyata dan terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan. (ka)
