Banjarnegara (Humas) – Rangkaian Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) Tahun Pelajaran 2025/2026 di MAN 2 Banjarnegara berlanjut dengan sesi materi penting dari Wakil Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Waka Humas). Sesi ini fokus pada peran strategis kehumasan madrasah dan etika digital bagi siswa di era media sosial. Materi ini disampaikan di Ruang Multimedia atau Indoor madrasah, sesuai dengan agenda MATSAMA. (17/7)
Dalam pemaparannya, Waka Humas menjelaskan konsep kehumasan madrasah sebagai jembatan komunikasi antara madrasah dengan publik. Ia menggarisbawahi pentingnya citra positif madrasah yang dibangun melalui berbagai aktivitas dan prestasi, serta peran aktif seluruh elemen madrasah dalam menyampaikannya.
Topik krusial yang juga menjadi sorotan adalah etika dalam beraktivitas di media sosial sebagai siswa madrasah. Waka Humas menekankan bahwa setiap unggahan dan interaksi di platform digital mencerminkan tidak hanya pribadi siswa, tetapi juga institusi madrasah. Oleh karena itu, siswa diajak untuk bijak dalam memilih konten, menggunakan bahasa yang santun, dan menghindari penyebaran informasi yang tidak benar atau provokatif. Hal ini sejalan dengan pembentukan karakter berakhlakul karimah yang menjadi visi utama MAN 2 Banjarnegara.
Lebih dari sekadar batasan, Waka Humas juga memberikan ajakan untuk aktif menebarkan kebaikan sebagai siswa madrasah di media sosial. Siswa didorong untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana positif untuk berbagi ilmu, menyebarkan nilai-nilai keislaman, menginspirasi melalui prestasi, dan mempromosikan kegiatan-kegiatan madrasah. Dengan demikian, siswa tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga produsen konten positif yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Sesi ini membekali siswa baru dengan pemahaman tentang tanggung jawab mereka sebagai representasi madrasah di dunia maya. Diharapkan, dengan bekal etika digital yang kuat, para siswa MAN 2 Banjarnegara dapat menjadi duta-duta madrasah yang cerdas, santun, dan produktif di ranah digital, turut berkontribusi dalam membangun citra “Madrasah Hebat Bermartabat” di mata publik. Ini adalah bagian integral dari upaya madrasah untuk mencetak “generasi JUARA” yang tidak hanya unggul secara akademik dan non-akademik, tetapi juga berintegritas di setiap aspek kehidupannya. (Ka/La)







