Banjarnegara – Kegiatan Literasi Ramadhan di MI Al Fatah Banjarnegara (MIFABARA) terus menghadirkan tulisan-tulisan inspiratif dari para siswa. Memasuki hari ke-26, giliran Asyifa, siswi kelas 5, yang menyampaikan pesan menyentuh dengan tema “Allah Menyayangimu Lebih dari Siapapun di Dunia Ini. Jadilah Pribadi yang Mandiri dan Bertanggung Jawab.”(16/3)
Dalam tulisannya, Asyifa mengajak teman-temannya untuk menyadari bahwa kasih sayang Allah SWT tidak pernah terbatas. Bahkan, kasih sayang-Nya melebihi cinta orang tua kepada anaknya. Ia menuliskan bahwa setiap nikmat yang dirasakan, sekecil apa pun, adalah bukti nyata bahwa Allah selalu hadir dan peduli dalam kehidupan hamba-Nya.
“Kadang kita merasa sendiri atau sedih, padahal Allah selalu ada untuk kita. Allah tidak pernah meninggalkan kita, bahkan ketika kita lupa kepada-Nya,” tulis Asyifa dalam refleksi literasinya.
Lebih lanjut, Asyifa juga mengingatkan pentingnya menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab sebagai bentuk rasa syukur atas kasih sayang Allah. Menurutnya, anak yang mandiri tidak selalu bergantung pada orang lain, sementara sikap tanggung jawab terlihat dari kesungguhan dalam belajar, beribadah, dan menjaga amanah yang diberikan.
Kepala Madrasah MI Al Fatah Banjarnegara menyampaikan apresiasinya terhadap tulisan Asyifa. “Apa yang ditulis Asyifa menunjukkan kedewasaan berpikir yang luar biasa. Literasi seperti ini bukan hanya melatih kemampuan menulis, tetapi juga membentuk karakter siswa agar lebih dekat dengan Allah dan memiliki tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Senada dengan itu, salah satu guru kelas 5 juga menambahkan bahwa kegiatan Literasi Ramadhan menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dan karakter positif. “Kami melihat perkembangan yang sangat baik. Anak-anak tidak hanya menulis, tetapi juga merenungkan makna kehidupan. Pesan tentang kemandirian dan tanggung jawab ini sangat penting ditanamkan sejak dini,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu orang tua siswa turut mengungkapkan rasa bangganya. “Kami sebagai orang tua merasa terharu dan bangga. Tulisan seperti ini menjadi pengingat juga bagi kami bahwa kasih sayang Allah itu luar biasa, dan anak-anak perlu dibimbing untuk menjadi pribadi yang kuat dan bertanggung jawab,” tuturnya.
Kegiatan Literasi Ramadhan di MIFABARA ini diharapkan terus menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan pemikiran, memperdalam nilai keimanan, serta membangun karakter mulia. Melalui tulisan sederhana namun penuh makna, Asyifa telah mengingatkan bahwa di balik setiap langkah hidup, ada kasih sayang Allah yang tak pernah terputus.(nas)
