ANBK Hari Terakhir di MIFABARA Berjalan Kondusif dan Mengesankan

Banjarnegara – Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2025 di MIFABARA telah memasuki hari terakhir pada Selasa, 30 September 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta utama yang dibagi menjadi dua sesi, serta disiapkan 5 anak sebagai peserta cadangan.

Di hari terakhir ini, sesi pertama dimulai pukul 07.30 hingga 09.40 WIB, sedangkan sesi kedua dilaksanakan pukul 10.40 hingga 12.50 WIB. Seluruh peserta tampak hadir tepat waktu, mengikuti instruksi panitia, dan menyelesaikan soal dengan sungguh-sungguh.

Pelaksanaan ANBK di MI Al Fatah berlangsung selama dua hari. Dan pada hari kedua, asesmen diawali dengan latihan 15 menit, dilanjutkan numerasi 75 menit, dan ditutup dengan survei lingkungan belajar selama 40 menit.

Selama proses berlangsung, panitia, proktor, dan pengawas ruang mendampingi peserta dengan penuh perhatian. Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti, baik dari segi jaringan maupun perangkat komputer yang digunakan.

Tak hanya itu, pengalaman ANBK juga memberikan kesan tersendiri bagi peserta. Nabila, salah satu siswi kelas 5, mengungkapkan rasa bahagianya bisa terpilih. “Saya senang bisa menjadi salah satu perwakilan untuk mengikuti ANBK. Data acak dari sistem membuat nama saya muncul, ini keberuntungan bagi saya. Awalnya saya takut, namun setelah selesai saya merasa senang dan bangga. Bahkan saya jadi termotivasi untuk terus meningkatkan kemampuan literasi, karena soalnya luar biasa panjang, hampir satu halaman untuk satu soal,” tuturnya.

Dari sisi pelaksanaan teknis, Rina selaku proktor menyampaikan bahwa anak-anak menunjukkan sikap disiplin dan antusiasme tinggi. “Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar. Anak-anak patuh terhadap aturan, serius mengerjakan soal, dan tidak ada kendala teknis yang berarti. Ini menunjukkan kesiapan mereka menghadapi asesmen nasional dengan baik,” jelasnya.

Kepala MIFABARA, Durotun Nafisah, turut memberikan apresiasi. “Alhamdulillah, ANBK di MIFABARA berjalan dengan tertib dan lancar. Anak-anak mengikuti asesmen dengan penuh kesungguhan. Semoga hasilnya menjadi cerminan mutu pembelajaran di madrasah sekaligus bahan evaluasi yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masa depan,” ujarnya.

Dengan berakhirnya ANBK 2025, siswa-siswi kelas 5 MI Al Fatah mendapat pengalaman berharga mengikuti asesmen berskala nasional. Kegiatan ini tidak hanya mengukur kemampuan literasi dan numerasi, tetapi juga melatih kejujuran, kedisiplinan, serta kesiapan mereka menghadapi tantangan pembelajaran di jenjang berikutnya.(nas)

Skip to content