Banjarnegara – Suasana penuh kebahagiaan dan rasa haru menyelimuti halaman MIFABARA saat pembagian hadiah Lomba Pildacil yang diselenggarakan oleh mahasiswa PPL UNSIQ. Kegiatan ini menjadi penutup manis dari rangkaian program Ramadhan yang sarat makna, sekaligus momentum apresiasi bagi para siswa yang telah berani tampil menyampaikan pesan kebaikan di hadapan teman-temannya.(27/2)
Sejak awal perlombaan, para peserta dari berbagai jenjang kelas tampil dengan penuh percaya diri. Mereka menyampaikan dakwah kecil dengan tema seputar puasa, akhlak, bakti kepada orang tua, hingga pentingnya menuntut ilmu. Kalimat-kalimat sederhana yang terucap dari lisan anak-anak itu justru terasa begitu tulus dan menyentuh hati.
Prosesi pembagian hadiah berlangsung khidmat namun tetap ceria. Satu per satu nama pemenang dipanggil ke depan, disambut tepuk tangan meriah dari teman-teman dan guru. Senyum sumringah tak bisa disembunyikan, baik dari para juara maupun peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat.
Koordinator PPL UNSIQ menyampaikan bahwa tujuan lomba ini bukan semata mencari juara, melainkan melatih keberanian dan menanamkan nilai-nilai dakwah sejak dini. “Kami ingin anak-anak terbiasa berbicara tentang kebaikan. Meski masih kecil, suara mereka punya kekuatan untuk menginspirasi,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan guru MIFABARA mengungkapkan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Anak-anak belajar bahwa keberanian adalah langkah pertama menuju keberhasilan. Menang atau tidak, mereka sudah menjadi pemenang karena berani tampil,” tuturnya penuh bangga.
Beberapa siswa penerima hadiah juga mengaku senang dan tidak menyangka bisa meraih juara. “Saya deg-degan waktu tampil, tapi setelah selesai rasanya lega dan senang,” ungkap salah satu pemenang dengan wajah berbinar.
Pembagian hadiah ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghargaan atas usaha dan proses belajar. Di balik mikrofon kecil dan podium sederhana, tumbuh rasa percaya diri, kemampuan berbicara, serta kecintaan terhadap nilai-nilai agama.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PPL UNSIQ dan keluarga besar MIFABARA telah menorehkan jejak kebaikan yang bermakna. Sebab dari panggung kecil itulah, lahir generasi yang belajar menyampaikan cahaya menebar pesan Ramadhan dengan hati yang jernih dan penuh harapan.(nas)
