Beragam Menu Warnai Gelaran Eco Food Day MEGABARA

Banjarnegara (Humas) – Indoor MTsN 3 Banjarnegara (MEGABARA) di Sabtu pagi pukul 08.00 WIB, 22 November 2025 nampak beda dari biasanya. Kali ini sudah tertata beberapa stan mini yang dihias sesuai dengan kreativitas masing-masing kelas. Pemandangan ini tak lain karena hari ini diadakan gelaran market day. Market day merupakan kegiatan yang memadukan edukasi, kreativitas, dan promosi. Semua kelas IX membuat sekaligus menjual produk makanan dan minuman, sedangkan murid kelas VII dan VIII, serta Guru dan Tenaga Kependidikan MEGABARA sebagai konsumen.

Sejak kegiatan dibuka oleh Kepala Madrasah, stan-stan mulai ramai dikunjungi para pembeli. Para penjual yang tak lain murid kelas IX menawarkan berbagai produk  yang beraneka ragam dan merupakan buatan sendiri. Masing-masing kelas menampilkan produk terbaiknya baik makanan dan minuman kekinian hingga yang tradisional. Seperti bakso, mendoan, ketan susu, bakso bakar, getuk, pecel, nasi gurih, donat, batagor, dan masih banyak lagi. Sementara minuman seperti es kelapa muda, es krim, es teh, es kopi, matcha dll. Harganyapun sangat bervariatif dan pasti ramah kantong. Mulai dari seribu rupiah hingga lima ribu rupiah.

Kepala Madrasah, Natir memberikan motivasi dihadapan semua murid saat pembukaan untuk berlatih menjadi enterprenuer melalui market day ini.

“Harapannya melalui market day ini mudah-mudahan akan menumbuhkan bakat dan minat sebagai seorang wirausahawan di kemudian hari. Tema yang diambil pada market day kali ini yaitu Eco Food Day. Tema ini selaras dengan Program Prioritas Kementerian Agama bahwa madrasah harus ikut mendukung pola lingkungan madrasah yang sehat juga makanan yang plasticless. Sehingga meskipun kegiatan ini berlangsung kebersihan lingkungan madrasah tetap terjaga. Dan terbebas dari bungkus plastic yang berbahaya bagi makanan,“ terang Natir.

Wali kelas turut mendampingi sembari mengarahkan tata cara jual beli, melayani pembeli dengan santun, serta mengatur dalam penghitungan keuangan antara modal dan keuntungan. Mereka juga mengarahkan pada anak waliannya ada yang menjadi penjual, kasir, ada juga yang bertugas mempromosikan dagangan kepada para pembeli.

Koordinator kegiatan, Yeni Astuti menyampaikan kegiatan market day ini bukan sekedar jual beli dan memperhatikan untung rugi semata tapi lebih terfokus pada tujuan utamanya yaitu pelatihan berwirausaha mandiri dan berkreasi semaksimal mungkin tanpa menyisakan sampah plastik.

“Tujuan dari market day ini adalah menjadi ajang pengembangan kreativitas  murid. Melatih jiwa wirausaha dan menyiapkan anak-anak menjadi enterprenuer biar mereka praktik langsung. Tidak hanya itu, kali ini mereka juga dilatih untuk tidak menyisakan sampah plastik setelah kegiatan sehingga bungkus makanan yang digunakan adalah bahan organik,“ ujar Yeni.

Semua murid nampak antusias mengikuti kegiatan ini, hingga hanya dalam beberapa waktu saja ada yang sudah terjual habis. Kelas IXF yang memiliki stan Kedai Nefbafa menjual batagor, pudding mangga, nasi bakar, klepon, cireng chili oil, ketan susu dan es cream merasa sangat senang dan puas karena tidak menyisakan sedikitpun dagangannya baik makanan dan minuman.

“Kami merasa sangat senang dengan market day ini. Jadi punya pengalaman berwirausaha. Ternyata sangat seru saat melayani para pembeli apalagi ketika stan penuh sesak oleh pembeli. Kami sangat puas saat produk yang kami tawarkan laris manis. Dari modal yang kami keluarkan masih menyisakan sisa yang disebut keuntungan. Jumlahnya lumayan. Membuat kami tidak kapok untuk jualan lagi,“ kata Kafa Ramadhani usai menghitung pemasukan yang ia dapat bersama teman-temannya.

Seluruh murid terlihat bangga dengan pengalaman berwirausaha langsung pada hari ini. Dengan market day diharapkan para murid memiliki jiwa enterprenuer dan termotivasi  untuk terus berkreasi serta memiliki bekal ketrampilan hidup yang bisa diterapkan di masa depan. (Fn/La)

Skip to content